Selasa, Juli 14, 2020
Senin, Juli 13, 2020
Sabtu, Juli 11, 2020
..
.
Sabtu, Mei 02, 2020
hibernasi
mata kebanyakan natap layar wa balas wa kpm, grup kerjaan
ingin hibernasi dari layar sejenak
Jumat, April 17, 2020
.
tesis yang baik adalah tesis yang selesai
selesai
"sungguh-sungguh jilid empat"
absurd jilid tiga
sama seperti rutinitas yang menuntut semangat selalu menyala
siang ini ada sejuta tanya berputar di kepala
tentang bagaimana cara memulai segala
siang ini rasa kembali bertahta
diiringi langkah terwakili jemari
siang ini
rekonsiliasi penyaluran tahap 2 on pro
bersyukur ternyata lebih dari 90 % rekan Pdp belum rekon(Pdp is pendamping, not PDP corona ye)
wkwkwkkwkwkkw
Senin, Februari 24, 2020
Ikhlaskanlah
semoga ini yang terbaik
ikhlaskanlah
semoga menjadi pribadi lebih baik
ikhlaskanlah
yakinkan ini terbaik.
Rabu, Januari 01, 2020
01-01-2020
Rabu, Oktober 09, 2019
Ingatlah
Hidup itu pilihan;
Hidup itu sebab akibat;
Hidup memiliki konsekuensi;
Jika kamu memilih berbuat baik;
Akibatnya kebaikan itu kembali padamu;
Konsekuensi nya Semesta membalas kebaikan untukmu
Demikian pula.
Jika kamu memilih berbuat jahat (menyakiti orang lain, julid dan jahat dg orang, sibuk ngurusin urusan orang yg ga ada kaitanya dgmu);
Akibatnya kejahatan itu kembali padamu;
Konsekuensi nya Semesta membalas kejahatan untukmu.
Ingat2 lah kalau mau jadi orang jahat.
Ingat dosa, ingat keluarga, ingat anak, ingat orang tua, ingat saudara, ingat udah tua.
Kamis, Agustus 01, 2019
.
Hari ini aku bertemu kedua buah hatiku
Kutanyakan pada mereka seberapa besar keinginan mereka untuk mengikuti kompetisi yang terbilang dua puluh sembilan hari lagi
Mereka pun menjawab amat besar keinginan mereka untuk bisa menapaki kompetisi kali ini
Seketika sesak dalam dada
Bagaimana mungkin saya meninggalkan mereka saat ini
Tahanlah lukamu sebentar saja
Fa, Lukamu tak seberapa dibanding bahagia dua buah hatimu
Bersabarlah fa
Dua puluh sembilan hari lagi
Antarkan dua buah hati tercinta ke gerbang mimpi mereka
Setelah itu
Pergilah hingga segala sesak menguap di udara
Obati lukamu dengan sebenar obat
Allahu Rabbi
Hasbunallah wa ni'mal wakiil
Ni'mal maulaa wa ni'mannsaiir
Rabu, Juli 31, 2019
.
yang dengannya aku harus bertahan dengan luka yang sedemikian menganga
bersabarlah, fa
tiga puluh hari lagi
tiga puluh hari dari hari ini
balut lukamu
jangan karena lukamu
engkau menggores luka dan mematahkan sayap pengharapan di hati kedua buah hati titipan Ilahi
remember, fa
laa yukallifullahu nafsan illa wus'aha
la hawla wa laa quwwata illa billah
tak kan merugi orang yang bersabar
pastikan yakinmu tak bergeser, fa!
Selasa, Juli 30, 2019
.
Aku pikir kita akan bersama selamanya
Hanya maut yg memisahkan kita
Sebagaimana maut yg memisahkan insan tercinta dalam hidup saya denganmu
Maafkan aku
Pengabdian setulus hatiku untukmu hanya berbalik melukaiku
Ternyata aku tak cukup kuat terus berada dalam nyinyiran cerita tak baik lagi tak benar yg dikumandangkan oleh dia dan dia yg ada di dalammu
Kamu tetap terbaik
Kenangan tentangmu menjadi catatan tersendiri
Setiap hari aku tetap melewatimu
Sembari mengenang kebersamaan kita yg pernah terukir
Untukmu
Tumbuhlah engkau menjadi pilar kebanggaan islam
Senin, Juli 29, 2019
Sabtu, Juli 27, 2019
Penghujung Juli
Apa kabar Juli bersinar desember berpijar????
Mboooohhhhh
Capek aku
Mending aku lanjut kerja entry data kemudian bahagia celamana😁😁😁
Rabu, Januari 23, 2019
Berbeda ketika membahas luka dan proses penyembuhannya di matkul fisiologi zaman s1 dlu,,,,
Ini tentang luka yang sedemikian menganga
Kemudian disiram cuka,
Jumat, November 03, 2017
Sambutan om Anies Baswedan :)
Assalamu alaikum w.w.
Bpk ibu, ini sambutan Pak Anies Baswedan ttg pendidikan. Bgs skl ilustrasinya sederhan namun sngt fondamental. Tlg di share kepd para kasek. Tks. Kasudindik 1
PENDIDIKAN YANG MENUMBUHKAN - Berikut ini adalah catatan ringkas dari sambutan Bapak Anies Rasyid Baswedan, mantan menteri pendidikan yang sekarang menjabat sebagai gubernur Jakarta ketika membuka acara Education Expo ASESI (Asosiasi Sekolah Sunnah Indonesia) di TMII tanggal 29 Oktober 2017. Catatan ini dinukil dari grup ASESI dengan sedikit penyesuaian.
-----------------------------------
Pendidikan adalah tentang masa depan. Pendidikan adalah tentang menyiapkan generasi baru. Pendidikan bukanlah membentuk, tapi pendidikan adalah menumbuhkan. Karena ia menumbuhkan, maka hal yang fundamental yang dibutuhkan adalah tanah yang subur dan juga iklim yang baik.
Kalau kita membayangkan anak- anak itu sebagai bibit (biji), maka biji itu tidak kelihatan batangnya, tidak kelihatan akarnya, dan tidak kelihatan daunnya karena ia masih biji. Sehebat apapun sebuah biji, maka tidak akan kelihatan semua komponennya. Namun nanti ketika biji tanaman itu sudah tumbuh berkembang, maka akan terlihat batangnya, akan terlihat daunnya, akan terlihat buahnya, akan terlihat bunganya. Tapi saat itu masih berupa biji belum terlihat.
Kadang-kadang kita melihat biji seperti melihat tanaman yang lengkap. Lalu kita ingin biji ini punya semuanya. Punya bunga dan lainnya. Tentu tidak bisa.
Untuk menjadi tumbuhan yang lengkap, biji itu memerlukan waktu, memerlukan proses penumbuhan. Biji yang baik juga membutuhkan lahan yang subur. Di mana lahan yg subur itu?
Di antaranya:
1. Di rumah. Rumahnya harus menjadi lahan yang subur.
2. Di sekolah.
3. Di antara rumah dan sekolah, yaitu di lingkungannya.
Karena itu, ketika berbicara tentang pendidikan maka bayangkan seperti kita menumbuhkan biji itu. Karena itu saya sering mengatakan jangan gunakan kata membentuk, apalagi kalau akhlaq. Akhlaq itu ditumbuhkan,karakter itu ditumbuhkan tidak bisa dibentuk.
Dulu saat kita sekolah pasti pernah praktek biologi tentang dua tanaman yang satu dipasang dekat matahari, yang satu jauh dari matahari. Beloknya beda bukan? Bibitnya sama, tanahnya sama, potnya sama, arah tumbuhnya sama tidak? Maka jawabannya tidak sama. Jadi kita mau belok kanan- belok kiri itu bukan daunnya yang dibelokkan, tapi rangsangannya yang berbeda. Cuacanya diatur, lokasinya diatur. Karena itu mengelola sebuah sekolah, mengelola sebuah intitusi pendidikan itu adalah mengelola rekayasa.
Sebagai contoh, di rumah kita bisa menjadikan anak kita menjadi anak yang individualis atau anak yang dekat dengan saudara-saudaranya.
Misalnya sebuah keluarga dengan empat anak. Kita buat setiap kamar ada kamar mandinya agar semuanya rapi bersih semua. Kamar mandi di dalam kamar. Sementara keluarga yang lain, dengan empat anak juga memiliki rumah dengan kamar mandi satu, di luar kamar. Maka apa yang terjadi? Keluarga yang pertama anak-anaknya tumbuh individualis. Semuanya diselesaikan sendiri. Keluar kamar semua sudah bersih.
Sedangkan keluarga kedua, anak-anak tiap hari rebutan kamar mandi: Ada yang sikatannya lama, ada yg kalau mandi harus diketok-ketok, ada yang sering samponya ketinggalan. Mereka akan tumbuh berbeda dengan anak-anak di keluarga pertama.
Oleh karena itu jangan bayangkan pendidikan itu sesuatu yang tertulis, dibaca, dihafalkan, lalu diuji. Karena pendidikan itu adalah proses pembiasaan.
Jadi kita bisa merancang anak kita sesuai skenario yang kita buat. Karena itu kemewahan keluarga dan kemewahan institusi pendididkan adalah bagaimana membuat aturan main yang membentuk perilaku.
Saya berharap kita yang bergerak dalam bidang pendididkan memikirkan rekayasa itu. Sekolah kita hari ini: anaknya abad 21, gurunya abad 20, ruang kelasnya abad 19.
Kalau mau memikirkan sekolah dan pendidikan, maka pikirkanlah masa depan. Rekayasalah untuk masa depan. Umat islam gagal atau berhasil bukan masalah mampu dan tidak mampu, tapi bagaimana cara mengantisipasi perubahan. Ini PR -nya.
Karena itu kalau mengukur keberhasilan anak-anak kita sekarang kita jangan lihat hari ini. Bijinya di nilai nanti kalau sudah tumbuh baru akan nampak dan bisa dinilai, biji, daunnya, dan batangnya.
Jangan terlalu puas dengan penilaian hari ini. Penilaiannya besok, karena inilah proses penumbuhan. Sehingga kami berharap Anda yang mengelola bidang pendidikan jangan puas dengan ukuran hari ini dan siapkan masa depan.
Dalam proyeksi pendididkan abad 21 ada 3 komponen yang mendasar:
1. Karakter/akhlaq
a. karakter moral (iman, taqwa, jujur, rendah hati)
b. karakter kinerja (ulet, kerjakeras, tangguh, tidak mudah menyerah, tuntas)
2. Kompetensi (berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif / kerjasama)
3. Literasi/Keterbukaan wawasan (baca, budaya, teknologi, keuangan)
Di masa sekarang, dalam ujian anak-anak disuruh menjawab pertanyaan di sebuah kertas. Di masa depan mungkin ujian hanya dengan kertas kosong tanpa pertanyaan.
Tukang pos bersaing dengan teknologi: WA, email. Profesi hari ini belum tentu di masa depan masih ada, sehingga tanyakan kepada anak-anak besok mau membuat apa. Jangan bertanya mau jadi apa.
Pengelola pendidikan jangan terpukau dengan cerita masa lalu, tapi gelisahlah dengan masa depan. Kemenangan itu disiapkan di ruang keluarga dan di ruang kelas......... 🙏🏻🖐
Asmaul husna
بسْــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيـــــْــمِ○
🌹 اَسْمَآءُالْحُسْنى 🌹
هُوَ َاللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلاَّ اللّهُ هُوَ
❤الرَّحْمَنُ ❤ الرَّحِيمُ ❤الْمَلِكُ ❤الْقُدُّوسُ❤ السَّلَامُ💛 الْمُؤْمِنُ💛الْمُهَيْمِنُ 💛الْعَزِيزُ 💛الْحَبَّارُ💛 الْمُتَكَبِّرُ 💚الْخَالِقُ 💚الْبَارِئُ 💚الْمُصَوِّرُ 💚الْغَفَّار💚 الْقَهَّار ُ 💖 الْوَهَّابُ 💖الرَّزَّاقُ💖الْفَتَّاحُ💖الْعَلِيمُ💖 الْقَابِضُ💙 الْبَاسِطُ 💙الْخَافِضُ 💙الرَّافع💙 الْمُعِزُّ 💚الْمُذِلُّ 💜السَّمِيعُ 💜الْبَصِيرُ 💜الْحَكَمُ 💜الْعَدْلُ 💜 اللَّطِيفُ❤الْخَبِيرُ ❤الْحَلِيمُ❤الْعَظِيمُ ❤الْغَفُورُ❤ الشَّكُورُ 💛الْعَلِيُّ💛الْكَبِيرُ💛الْحَفِيظُ 💛الْمُقِيتُ 💛الْحَسِيب💚الْجَلِيلُ💚الْكَرِيمُ💚الرَّقِيبُ💚الْمُجِيبُ 💛الْوَاسِعُ💖الْحَكِيمُ💖الْوَدُودُ💖الْمَجِيدُ💖الْبَاعِثُ💖الشَّهِيدُ 💙الْحَقُّ💙الْوَكِيلُ 💙الْقَوِيُّ💙الْمَتِينُ 💜الْوَلِيُّ💜الْحَمِيدُ💜الْمُحْصِي💜الْمُبْدِئُ💚الْمُعِيدُ❤الْمُحْيِي❤الْمُمِيتُ❤الْحَيُّ 💚الْقَيُّومُ❤ الْوَاجِد💛الْمَاجِدُ💛الْوَاحِدُ💚 الأحد💛 الصَّمَدُ 💜الْقَادِرُ 💚الْمُقْتَدِرُ💚الْمُقَدِّمُ 💚الْمُؤَخِّرُ💙الْأَوَّل 💛الْآخِرُ 💜الظَّاهِرُ💖الْبَاطِنُ💖الْوَالِي💖الْمُتَعَالِ💚الْبَرُّ 💙التَّوَّابُ💙الْمُنْتَقِمُ💙الْعَفُوُّ💙الرَّءُوفُ💛مَالِكُ الْمُلْكِ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ 💚الْمُقْسِطُ💜الْجَامِعُ 💚الْغَنِيُّ❤الْمُغْنِي❤الْمَانِعُ💚الضَّارُّ 💛النَّافِعُ💛النُّورُ 💛الْهَادِي💛الْبَدِيعُ💜الْبَاقِي 💚الْوَارِثُ 💚الرَّشِيدُ 💚الصَّبُورُ
*Yuk di shere kawan 😊 Agar semakin banyak orang yang menyebut Asma" Allah SWT💕*🙏🙏🙏