Kamis, Oktober 30, 2014

goresan gaje seasons .... (entah keberapa)

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh adinda adinda babang babang om tante pengunjung blog fa mungil huhu huahua

sudyah berbilang hari ga nge blog,,,,padahal beragam tulisan hilir mudik di kepala hihihi

ocreee
kali ini fa nge blog live dari lab bio tercintaaaa
hehehehehehe
jam segini,,,waktu istirahat yg dipanjang-panjangin ajaa sih
hehehehe

okee kali ini fa nulis seriusss yaa
(fa bisa serius kaliiii,,,,,,, bayangin aja ekspresi wajah item manis fa xloagi ngajar wkwkwkwkwk)


okeee dehhh
tulisan serius nyuaa di next page ajaa yaa
ini anggap lembar pengantar persembahan manis ulala wkwkwkwkwk
daaaa freeennnn

maaf ga disertai foto si mungilimut manja alialialialiaaaa


Senin, Oktober 20, 2014

Hujan Tak Pernah Jatuh Sendiri

Hujan hari ini,
mungkin tak seperti hujan esok hari,
karena setiap hujan,
meski serupa tapi terjadi pada detik berbeda,


hujan kali ini,
mengukir kembali kisah tempo hari,
meski waktu tak sama lagi,
tapi ada yang abadi tinggal di lubuk hati,
entah sebagai ingatan tak terlupa,
atau ingatan yang memaksa tinggal,


hujan hari ini,
mengingatkan satu terucap berbilang hari yang lalu,
berhentilah fa, pada akhirnya kamu tak mampu melangkah lagi,



hujan hari ini,
entah tamparan atau belai manja,

andai hari itu aku berhenti,
apa hujan ini berhenti?
karena tak ada yang pasti
aku memilih melangkah lagi



Sabtu, Oktober 18, 2014

Sajak Pagi ini

Pontianak, 3 Oktober 2014
Pukul 09.10


"Jika pagiku boleh ku ukir dengan untaian sajak demi menggapai jiwamu yang pernah ada semata untukku dulu,
iya dulu yang ku kira,
aku ga mau apa-apa,
aku cuma mau kamu,
kamu yang dulu dapat kulihat aku di matamu,
berhentilah berpetualang,
kembali ke satu-satunya tempat seharusnya kamu pulang,
pulang ke aku,


entah apa yang membuatku tak takut berbicara sedemikian rupa (atau sedemikian hina),
yang kutahu apapun itu aku hanya ingin mendengar seperlunya saja jika itu caci tentangmu,
bukan karena aku ingin berpura buta akan pertanda yang hadir menyapa,
tapi karena aku yakin semua hamba dengan kuasaNya mudah saja berubah dari pendosa menjadi hamba yang begitu kuat menggigit taat,

Jika memang Sang Maha Penguasa Jagad Raya memperkenankan,
Semoga Dia mengembalikan apa yang semestinya kembali,
dengan rupa yang lebih baik lagi,"
 (fa.2014)

Saat Logika Rasa tak seia sekata

Pontianak, 3 Oktober 2014
Pukul 09.15 WIB


"Ketika logika dan rasa tak seia sekata,
Sebagai seorang hamba aku bisa apa?
selain memohon kepada penguasa jagad raya,
Mohon kasihanilah hamba yang sedemikian hina,
Duhai  Rabb Yang Menguasai setiap hati,
Bantulah mengikuti petunjuk agar tak tergoda lagi,"
(fa)





Rabu, Oktober 15, 2014

Ceritanya Fa mulai gaptek

Assalamu'alaikum
(pasang gaya salam ala abang none jakarta "angkat dua tangan sambil kekanan kekiri")

ceritanya fa yang manis ini lagi pusing notbuk mungil yang udah hampir 6 taun menemani perjuangan mungil nie mulai lola bin polos kayak si empunya hahahaha 19 x

seriusss
masa iya mau download idm aja fa ga bisa2
ga nemu link yang pas sip mantap yang abis di install langsung bisa di pakai gtu
ada jujaaa always selalu minta kode
kode apa coba yang mau fa input
kode pos apa kode area telpon huahua

jadi ceritanya lagi pusing
lalalala
gapapa biar kata saiia msh pakai windows xp di kala orang udah pakai windows segla windows atau mungkin udh pakai daun pintu x hahahahaha

fa teteup cinta notbuk mungil fa sayang
muachhhh

notbuk mungil cayang si benq ini udh menemani fa sepanjang kuliah, gamabasis, biota, KKN, jaman2 jd aktivis kampus,  training PII, dll

jadi penuh kenangan,,,,,

lalalalala

udah aaaa
mama udh nelpon
jam malam lewatttttt
pulang cuss sebelum disusul mama hihihihi

Rabu, Oktober 08, 2014

Tentang Taubat Nasuha

Bismillahirrohmanirrohim
apa kabar blogger-blogger manis nan smoga selalu dalam limpahan keberkahan, karena kalian "sehe-sehenye nyinggah" ke blog fa mungil si manis imut manjaaaa,,,,, aiaiaiaiaiaiaiaiaia,,,,alialialialia,,,, (gaya ala yel2 nya kelompok gamabasis 2009,,,,,)

tulisan ringkas singkat padat berisi yang semoga bergizi tinggi ini akan sedikit share mengenai taubatan nasuha,,,,,
iyaaa
serius,,, bukan tobat sambal yaaa,,,,
nah,,muncul pertanyaan kannnn,,,,tobat sambal itu apa,,,,
saiia ga tau kalian2 yang manis seperti senyum manis saiia pada ngerti ga apa itu tobat sambellll,,,,
tobat sambel itu tobat yang ga benerrr,,,,jauh dari kata sungguh2 laghhh,,,, istilahnyaaa "angin ribut",,,, besak jak bunyi nye xlo kate orang ponti,,,,,, hehe
tobat sambel itu tobat tapi trus di ulang2 lagi,,,, di ulang2 lagi,,,,tobat krn pedes,,,tp momogi alias mau lagi mau lagi,,,,,
jangan jadi candaan yaa pemirsahhhh,,,,,
jangan smpai qt masuk golongan apalagi komunitas apalagi buat genk yang syarat anggota nya itu para kaum tobat sambel,,,,


apa sih fa?

okee,,,back to topic awal,,,,


jadi ceritanya td pas kajian rutin mingguan (tiap rabu sore pas menjelang senja ditemani angin sepoi-sepoi dan kerlingan manja si sisil,,,,:P) di masjid kebanggaan umat islam kelimantan barat (pinjem istilah kebanggaan kak munir xlo pas sesi khutbah/ceramah/kultum dkk di mujhidin ini hehe),,,,,
cut cut cut,,,tuuu kan kebanyakan kata pengantar nya,,,pantes garap bab IV n bab V nya kayak siput,,,,,, (jedotin kening ke boneka teddy bear jumbo coklat kesayangan :*).....

okee
fa serius yaaa,,,,
serius yaa,,,,
cukup gaje2 nya,,,,,

sebenarnya panjang nie pembahasannya,,,
insya Allah fa ulas lengkap di sesi selanjutnya yaa pemirsah,,,,
tapi fa tulis ringkas n intinya


taubat nasuha itu adalah taubat dengan sungguh2,,sepenuh hati,,, yang qt ga mau mengulangi kesalahan itu lagi,,,wlw ada kesempatan "menikmati" dosa itu pun,wlw dapet kesempatan serupa,,,qt benar2 ga mau mengulanginya lagi,,,ibaratnya xlo waktu bisa diputar (wlw ga bisa yaa sih,,,cm ibaratnya ya) qt ga akan mau melakukan "dosa" itu,,, jd nyesal dengan sepenuh2 penyesalan,,, menyesal sekali,,,dan qt ga mau mengulanginya lagi seperti qt ga mau diceburkan ke jurang neraka,,,,


gitu,,,,
jadiii intinyaaa,,,, semacam tanda2 xlo qt itu menuju pertaubatan sungguh2,,, pertama qt nyesal,,nyesalll sekali n memohon ampunan dg sangat,,,takut,takut bgt atas dosa yang qt lakukan itu, n sungguh2 ga akan mengulanginya lagi.


sedikit penutup dari fa,,,
sebagai seorang hamba,
yang tak luput dari dosa,
selayaknya kita ini sadar diri, banyak2 ngaca, jangan mudah berbangga dan mengaku berpunya, karena sejatinya, amal n segala kebajikan qt belum pasti diterima, tapi dosa yang trus qt ukir sudah nyata terhitung,
iyaa,,,
Allah Maha Pengampun,
tp bukan berarti qt jd mempermainkan Allah dg dosa tobat trus dosa lagi yang sama lagi trus tobat lagi trus dosa yang sama lagi,,,,
smoga qt benar2 bisa menjadi hamba2 yang bertobat, segera berubah dari pendosa menjadi seorang hamba yang sedemikian kuat menggigit taat,patuh nan teguh berjalan sesuai aturan Ilahi,Allah Ya Rabbal 'Alamin.

Allah Maha Pengampun
Allah Ya Ghafur,
smoga lautan ampunan Allah yang begitu luas dapat qt temui,
semoga dosa2 kecil qt bisa "tercuci" dengan kebaikan2 n amal kebajikan yang mengiringi,
dan smoga dg taubatan nasuha bisa menghapus dosa2 besar qt
amin

insya Allah next time qt share lg soal dosa besar yaaa (tema kajian x ini sih sebenarnya),,,,
cm fa lg pingin nulis soal salah satu bagian pembuka yang sangat menyentuh td terkait taubatan nasuha,,,

ingat!!!
(menyesal n takut, berjanji n sungguh2 GA akan mengulanginya lg seperti qt GA mau dilemparkan ke api neraka)

Catatan utk diri sendiri, dan untuk kita, yang bergelimang dosa, semoga qt dapatkan ampunan Allah dan syafaat Rasulullah di hari akhir nanti,,,,

Astaghfirullahal'Adzim
Astaghfirullah
Astaghfirullah

terima kasih telah membaca,,,
semoga saiia segera menikah dan sakinah mawaddah warahmah, berbakti pada suami tercinta, mencintai suami n mama bapak plus seluruh keluarganya seperti saiia mencintai keluarga saiia muach2
Amin Ya Rabb


bersama ini saiia sertakan foto saiia di sebuah acara bubar 2009 with Himbio Jaya :P (saiia tau sie nina suka bgt sama jargon ini,,, ini buat kamuuuu ninaaaa *jargonnya)


jangan terkagum2  ya liat foto dian sastro sama titi kamal di sini,,,,
kami emang 2 maba 08 himbio yang lebih "memilih terhormat" ga mandi selama gamabais 2009 drpd daripada daripada wkwkwkwkwkwkw huahuaaaa


dahhh
wassalam
titi kamal with diandra paramitha sastrowardoyo (KW 11)


Nina Tama, Evi Anindita, Titi Kamal, Dian Sastro (udah tau KW kan?)

Nina Tamam, Evi Anindita, Dian Sastro, Nabila Syakieb


*Foto di atas di ambil saat 2009,,,,saat umur saiia masih 18 taun,,,, dan foto di atas ga ada kaitan apa2 yaa sama tema tulisan,,, liat tulisannya yaa,,,bukan senyum manis saiia yang ngalah2in senyum nya Fatin Sidqia huahua

Senin, September 29, 2014

Serba serbi seasons 1

Assalamu'alaikum pemirsaaaa setiaaa pengunjung blog saiia
(aslinya jumlahnya ga seberapa,,,,,atau malah ga ada,,,,, hihihi,,,, pede ala fa)


setelah sekian lamaaa ga nge blog
tetiba nge blo dengan tulisan gaje2 nan menyayat
hihihihihi
maafffffff
begini lah penulis yang masih belom klik sm passions nulisnya sendiri



oke oke pemirsahhhhh
tulisan2 di blog saiia yang mulai ada sejak 2008 silam ini jumlahnya ga seberapa (apalagi isi nya)
setelah saiia baca ulanggg


astaghfirullah
isi  nya emang banyak gaje-gaje
banyak ga bersyukur nya

ada satu tulisan galau2 gaje ala fa
IP jeblok lah
padahal asli nya jeblok versi fa itu 3,0 sekian atau 3,1 sekian dll
fa ini emang kurang syukurnya

hihi

galau2 di masa lalu jg paling seputar peliknya kisah keluarga, kuliah, dll
yang xlo di pikir2 sekarang
semuanya ga seberapa
indah malah
hihihihi

semua ga semenyakitkan kisah yang terukir 2 tahun terakhir
hihihihi

yang ini baru yaa sakit
hihihihi

masih gaje

what ever
semoga abis ini,
ini blog bisa terisi dg tulisan2 fa yang berkualitas lah
jangan coretan gaje melulu
secaraaa bentar lagi udahh 24 taunnn sistaaa

hehehe

bdw
bentar saiia tampilkan perubahan wajah saiia dulu n skrg yaa
sebelum mengenal cinta and setelah pandai nak cinte cinte



Teruntuk hatiku,hatimu,hatinya

Pada hati yang terluka
Entah hatiku,hatimu atau hatinya
Smoga pengampunan dari Yang Maha Segalanya masih tersedia untuk segala hina yang tercipta

Pada hati yang ternoda
Entah hatiku, hatimu, atau hatinya
Semoga masih ada air suci dan mensucikan yang mampu membersihkan segala kotoran yang menempel

Pada hati yang tersakiti
Entah hatiku, hatimu, hatinya
Seberapa keras pun berputar mencari sebab, akhirnya memang semua sudah sakit

Pada hati yang tersayat
Entah hatiku, hatimu, atau hatinya
Haruskah aku marah padanya yang tetap merajut meski tau kisah kita?
Haruskah aku marah padamu yang mendua di saat setia ku tak tergugat?

Pada hati yang akhirnya mengerti
Bahwa cita mulia tak kan mendapat restu Ilahi
Saat hati tak benar benar mengerti dan mengikuti sepenuh hati
Tuntunan hidup yang terjamin abadi tak kan menyesatkan

Pada hati yang terselimuti kabut
Entah hatiku, hatimu, hatinya
Smoga kabut segera berganti
Indahnya pelangi menghampiri
Ampunan Sang Maha Pengampun menaungi


Fa
Bumi khatulistiwa
September 2014.

Adaptasi bebas dari lirik "indah" karya anang hermansyah

Dunia oh dunia
Hujan pun menangis
Cinta matiku tlah pergi


Maaf aku
Maaf
Ku yang tak pahami semua inginmu


Maaf aku
Maaf
Yang slalu berbeda denganmu


Maaf aku
Maaf
Ku yg slalu bilang tidak di saat "saudara2" qt slalu bilang iya pada semua keputusan brilian mu


Samuderaaaa
Tak akan cukup
Tuliskan inginmu
Kau turuti nafsu duniamu


Maaf aku
Maaf
Ku yang slalu marah denganmu dihadapan "saudara2" kita
Hanya karena kita tak bisa bilang siapa kita berdua


Maaf aku
Maaf
Ku slalu manyun, sinis, penuh kritik padamu di hadapan "saudara2" kita
Hanya karena aku tak ingin kamu besar kepala dengan puja sanjung mereka


Oooo duniaaaa
Langit pun teriris
Cinta pertama ku tlah mati


Maaf aku
Maaf
Yang tak bisa bersikap "manis" penuh "cinta" padamu


Maaf aku
Maaf
Terlalu banyak kurangku
Hingga buatmu mencari kenyamanan pada dirinya


Maaf aku
Berjuta khilafku
Hingga engkau mencari labuhan lain tempat berteduh


Maaf aku
Maaf
Bertabur prasangka ku
Dan buatmu benar2 jatuhkan hati padanya


Dunia oh dunia
Laut pun mengering
permata hati berlian jiwaku berbisa


Maaf aku
Maaf
Kutinggalkan "rumah hijau" kita enam bulan yang lalu
Agar kita tak harus slalu bertemu dan bermayun ria dihadapan para adinda


Maaf aku
Maaf
Logika ku salah menerka
Ku pikir pergi ku yg terbaik
Ternyata sepeninggalku entah kamu menggodanya atau digodanya atau xan saling menggoda aku pun tak tau


Maaf aku
Maaf
Tak sperti mereka yg penuh puja sanjung anggukan kepala padamu
Bagaimana lah lagi caraku tunjukkan salah khilafmu
Disaat berjuta orang hanya menunjukkan kesempurnaanmu.


Maaf aku
Maaf
Kembalilah kamu menjadi kamu sebelum tergelincir ke jurang hina ini
Sejuta kebaikanmu teramat sayang luntur hanya karena wanita.


Maaf aku.
Maaf.

ketika nasi udah jadi bubur

Pontianak, Desember 2013


Karena segala sesuatu itu tergantung niat adik~adikku
Jangan pernah terbesit sedikitpun utk mencari jodohmu disini


Kakak kakak
Aku ingin memasukkan proposal kepadanya
"Jangan adikku, dia sudah punya calon istri"


Kakak kakak
Aku ingin punya suami dg kriteria a,b,c,d,e,z
"Kenapa kriteriamu ada pada dia semua adikku
Jangan
Dia sudah punya calon istri"



Kakak kakak
Dia sudah punya calon kah
"Sudah adikku, doakan saja dia dan calonnya semoga baik~baik saja"


Pontianak, maret 2014
kenapa kakak bersikap judes padaku
"mengerti lah adikku
dia calon suami kakak, adikku"


Dua tahun silih berganti "para adik~adik" yg memuja memuji mendamba dirinya didepan mata didekat telinga
Dan saya cuma bisa senyum manyun berganti.


Akhirnya
pontianak, september 2014
kakak kakak
Maafkan saya telah hadir dalam hubungan kalian
"Adeku..kan wes tak kandanii...sa'iki sego wes dadi bubur"
Terima kasih




Teruntuk perempuan kedua (Adaptasi bebas dari puisi "indah" karya Aqmarinna

Teruntuk perempuan kedua selingkuhan calon suamiku
Kemari ceritakan padaku bagaimana rasanya kisah cinta kalian

Teruntuk perempuan kedua yang disayangi calon suamiku
Kesini ceritakan padaku bagaimana punya cinta yang tidak merdeka

Teruntuk perempuan kedua pilihan calon suamiku
Boleh aku minta tolong
Jangan kau rusak apa yang kususun dg sepenuh cita

Teruntuk perempuan kedua yang dicintai calon suamiku
Bukankah berkali kukatakan dengan jelas bahwa dia calon suamiku

Teruntuk calon suami dengan dua kesayangan
Bagaimana rasanya punya dua hati yang mencinta?

Teruntuk calon suami kebanggaan yang slalu ku puja dihadapan seribu wanita
Ini alasan sedemikian rupa "cita mulia" ini jangan sampai "para adinda~adinda,para adik~adik kita" itu tau?

Teruntuk calon suami dengan sejuta penggemar
Terima kasih pernah hadir memberi sejuta kebahagiaan

Teruntuk calon suami terbaik
Terima kasih memilih aku menjadi wanita pertama dalam kisah cintamu
Terima kasih
Menjadi pria pertama dalam kisah cintaku

Teruntuk perempuan kedua yang mencintai calon suamiku
Terima kasih

Teruntuk calon suami yang slalu hadir dalam doa
Terima kasih

Sabtu, Agustus 02, 2014

menutup mata

pada satu titik tumpuan berdiri yang masih saja sama,
termenung termangu menatap bayangan janji dan kisah esok hari yg kita lukis,
kelak,
entah benar atau sekedar buah cerita dari alam khayal entah iya entah tidak,
ah,
lambat sudah kita mengakui,
kita memang berjalan dan berlari,
iya,
berjalan ditempat kemudian berlari ditempat,
peluh mengucur menguras energi memang,
tapi tetap tak beranjak pergi tuk saling menghampiri,
tetap disini,
di titik tumpuan kita masing-masing,


 tak henti,
logika berputar kesana kemari,
mengajak hati melangkah pergi,
pada tangan yang menggapai menanti,
tapi apa lacur,
kaki tak jua mau dibawa berlari,
terbuai oleh janji yang tak kunjung kita tepati,

mata terlanjur tertutup,
sulit meski dipaksa untuk melihat realita menyayat,
telinga terlanjur terkunci,
tak bisa lagi diajak mendengar suara aliran neurotransmitter yang berontak,

kelak,
saat raga masih tetap ditempat,
duhai Sang Pemilik seluruh jiwa
kumohon jemput pulang untuk menenangkan dan ditenangkan.
amin.

Kamis, April 25, 2013

pengalaman pertama ngeblog via samsung galaksi tab 2 hohoho

Bismillah
Alhamdulillah
Alhamdulillah
Dan alhamdulillah
Syukur tak terkira
Nikmat tiada tara
Dari sang maha kuasa nan perkasa
Yang trus senantiasa melimpahkan nikmat tiada tara nya
Meski bertabur kedurhakaan yabg tercipta oleh ulah taktahu terima kasih diri ini yang kurang bersyukur
Terima kasih Ya Rabb
Huftttttttt
Bdw
Mw bilang dulu nie blogger smua
Saya lg nge blog pske samsung galaksi tab 2 (bukan punya saya)
Tp minjem, pinjeman dari teman saye, Rahman Pahwadi
Yuhuuuuuu
Doi punya tablet wow baru
Jadi lahhhhhh saya mencobaaa nyaaaa
Bahasanyaaaa tuuuuu peresmiannnnnn
Huahua
Hoho
Bdw
Adzan dzuhurrrrrrr
Mariiiiiii sholattttttttt

Selasa, November 20, 2012

Selalu Ada Pelajaran, bahkan di balik sebuah lirik Lagu


Katakan padaku yang sebenarnya kau mau
Agar aku bisa melanjutkan hidupku
Perasaanku mengatakan kan ada pisah
tapi mengapa kau menarik ulur hatiku
Jika kau butuh katakan butuh
jika kau cinta katakan cinta
katakan padaku apa yang harus kubuat
biar kau bahagia dan aku juga bahagia
perasaanku mengatakan kan ada pisah
tapi mengapa kau menarik ulur hatiku
jika kau butuh katakan butuh
jika kau cinta katakan cinta
jika berpisah pisahlah saja
sakit dan perih hanya sementara
aha haau...aha haau...aha haaau...aha haaau...
jika kau butuh katakan butuh
jika kau cinta katakan cinta
jika berpisah pisalah saja
sakit dan perih hanya sementara
katakan padaku yang sebenarnya kau mau
agar aku bisa melanjutkan hidupku
jika kau butuh katakan butuh
jika kau cinta katakan cinta
jika berpisah pisahlah saja
sakit dan perih hanya sementara..
hanya sementara...









oke oke
lagu dewiq di atas seketika bergema
dan baru saya tau bahwa di ponsel sony ericcsson yg udh menemani saya hampir 3 tahun ini trdapat lagu trsebut,,,,
selama 3 tahun saya ga tau d hp saya ada lagu tsb
karena hp selama ini lbh sering hnya brfungsi sekedar utk browsing, menjelajah   dunia


seperti judul di atas
lirik lagu tersebut mnjadi sebuah pelajaran tentang kejujuran
untuk dapat lebih terbuka dengan kata dalam menyikapi segala sesuatu
karena sungguh, prasangka tak pernah dibenarkan oleh Agama

apalagi yaaaa

hemzzz
bisa dikaitkan untuk bnyak hal
intinya
katakan yang sebenarnya saja
meski menyakitkan
perih nya hanya sementara

saya tersentak seketika mendengar lagu tsb
apa iya seperti itu

dan saya telah mempersiapkan diri untuk hal-hal terburuk
termasuk sesuatu yang selalu saya takutkan
sesuatu yang slalu saya doakan untuk tidak akan pernah terjadi

sesuatu yang bernama perpisahan
saya trlalu takut untuk itu
saya selalu berdoa agar itu tak pernah terjadi

tapi jika itu hanya menjadi upaya saya sendiri
sekuat apapun saya berusaha
jika berpisah pisahlah saja

jika itu memang takdir buat saya
biarlah luka itu menganga

setidaknya saya tau sebuah kepastian tanpa bergantungan di udara


#Catatan di atas di tulis dalam keadaan setengah sadar
aaaa
what ever 
saya tau siapa saya
bagaimana hidup saya semestinya
dan saya nyaris lupa betapa berharganya semua
kembali pada jalur seharusnya
kehidupan yang dinanti sang matahari
aaaaaa
Alhamdulillah
sebuah pelajaran berharga setelah terkuras air mata
sebuah cinta nyata
bahwa hanya Dia yang tak pernah meninggalkan
yg telah pasti akan menghampiri hamba Nya
Alhamdulillah


Kamis, November 15, 2012

Opini fa (Dalam Lomba Opini 2012, dan kalahh,,he)

Merevisi Mental Meminta Sejak Dini, Memupuk Mental Kerja Keras Sejak Pagi
 Oleh Siti Fatimah F05108021 
Pendidikan Biologi FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak 

Kemiskinan menjadi sebuah kata sejuta makna saat ini. Di satu sisi, saat berhadapan dengan berbagai macam bentuk bantuan dan pemberian, akan banyak orang yang mengaku miskin sekedar untuk mendapatkan bantuan dan pemberian tersebut. Namun di sisi lain, saat bersinggungan dengan strata social dan gengsi, akan banyak orang pula yang tak mau mengaku miskin, demi gengsi semata semua dilakukan agar tak mendapat predikat miskin. Ya, mungkin itu sekedar asumsi penulis saja, berdasarkan realita yang diamati, dan dicermati dalam kehidupan sehari-hari.
Berkaitan dengan hal tersebut, ada fakta unik yang cukup menggelitik, yakni bahwa miskin dapat seolah kita bagi lagi menjadi beberapa bagian: orang yang benar-benar miskin, berkecukupan namun pura-pura miskin, miskin namun tak jauh beda dengan orang berada. Sebelum kita urai lebih jauh, ada baiknya kita cermati ulang definisi kemiskinan itu sendiri. Kemiskinan memiliki beberapa arti antara lain: Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan (Wikipedia). Baiklah, langsung saja kita cermati 3 golongan di atas (golongan ini saya bagi secara umum saja berdasarkan pengamatan, bacaan  dan diskusi ringan penulis dengan teman-teman). Golongan pertama yakni orang yang benar-benar miskin merupakan orang miskin yang sebenarnya, yang terdapat hak mereka dalam setiap harta orang-orang berada (saya menyebut orang berada sebagai kata ganti kaya). Golongan kedua adalah orang yang sebenarnya masih mampu, dan belum layak dikatakan miskin jika dilihat masih banyak orang-orang yang jauh berada di bawahnya tingkat kesejahteraannya, namun orang pada golongan ini mengaku-ngaku miskin demi tujuan tertentu, misalnya mendapatkan bantuan atau pemberian,yang sebenarnya masih banyak orang yang jauh lebih berhak menerima bentuan atau pemberian tersebut. Dan golongan terakhir adalah orang miskin yang tak jauh beda dengan orang berada, yaitu mereka yang secara kesehatan financial dapat dikatakan miskin, namun bertingkah dan berpola hidup bak orang kaya atau mungkin melebihi para hartawan, yang semuanya demi gengsi semata.
Untuk golongan pertama, tentu diperlukan adanya mental kerja keras untuk dapat merubah penghidupannya, karena bukankah Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang berusaha merubah nasibnya. Jadi untuk orang-orang yang berada di golongan pertama, tak perlu berkecil hati karena predikat miskin yang menyelimuti diri hari ini, karena itu semua  adalah ujian dariNya, dan janganlah menikmati dan pasrah dalam kemiskinan, namun bekerja keras lah mengubah nasib, penghidupan, penghasilan untuk lebih baik lagi, karena muslim yang kaya akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk berbuat baik, dan melakukan berbagai amal lainnya. Sehingga mental kerja keras, pantang menyerah, tekun, dan ulet merupakan mental yang perlu ditanamkan, dipupuk, dan di rawat dalam setiap jiwa manusia untuk mengentaskan kemiskinan. Tentu bukan teori dan retorika belaka, namun benar adanya, dengan semua mental tersebut dibarengi kesungguhan dan tekad bulat untk keluar dari garis kemiskinan itu lah yang akan membawa kita benar-benar keluar dari zona miskin tersebut.
 Setelah melihat beberapa golongan tersebut, yang tercipta dari fenomena yang terjadi di masyarakat beberapa tahun terakhir, penulis dapat menyimpulkan bahwa hal-hal yang berkaitan dengan predikat miskin yang melekat di diri seseorang sangat terkait dengan “mental” yang ada dalam dirinya. Untuk golongan kedua dan ketiga, ada mental yang tak seharusnya ada dan harus segera direvisi. Mental meminta dan mengharap bantuan yang ditemui pada golongan kedua ini cukup menjamur di berbagai kalangan, baik itu kalangan pelajar, mahasiswa, karyawan, pegawai, atau mungkin pejabat. Dia adalah mental meminta, yang membuat seseorang seolah kecanduan untuk meminta tanpa pernah merasa cukup serta pada akhirnya membuat mereka enggan memberi. Penyimpangan mental meminta (meminta untuk hal lain saya rasa diperbolehkan bahkan dianjurkan, misalnya meminta maaf) ini yang dapat mengganggu pemerataan yang sudah seharusnya berjalan di jalurnya. Seorang pegawai yang meminta lebih dari gaji yang harusnya diterima, sehingga menyebabkan dia melakukan beberapa tindak korupsi kecil untuk menambah gajinya. Dan masih banyak fenomena keliru akibat mental meminta yang seolah begitu terpatri di sebagian besar penduduk negeri ini, kita spesifikkan di Ibukota Provinsi Kalimantan Barat ini, Pontianak Kota bersinar. Mental meminta di kalangan pejabat, sehingga memunculkan istilah meminta uang amplop/pelicin dalam berbagai proyek. Atau mental meminta yang menghinggapi masyarakat kecil sehingga membuat mereka turun ke jalan menjadi peminta-minta. Semua itu adalah dampak dari mental meminta yang secara tidak sadar telah dikembangbiakkan dan tumbuh subur sejak kecil.
Untuk golongan ketiga inilah orang-orang yang mengedepankan gengsi tanpa melihat realita dan berkaca dari sejarah orang-orang terdahulu, bahwa begitu banyak orang yang berjuang demi gengsi walau tak mampu akhirnya tersungkur pilu karena gengsinya tersebut semakin menjerumuskannya ke dalam jeratan kemiskinan dan beraneka ragam hutang yang disebabkan untuk membiayai gengsinya tersebut. Pada akhirnya golongan ketiga ini hanya akan menambah jumlah komunitas miskin lainnya. Dan lagi-lagi terkait mental, untuk golongan ketiga ini obatnya tak dapat dipungkiri adalah merevisi atau bahkan mendelete mental kesombongan dan kesenangan hidup dalam keberpura-puraan dan kesemuan.
Dari semua paparan di atas, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa untuk mengatasi kemiskinan pada tiga golongan tersebut adalah dengan memperbaiki mental masing-masing individu. Dan kesemuanya itu merupakan peran pendidikan dalam membangun mental seseorang. Pendidikan disini tidak terbatas pada pendidikan formal di sekolah saja, namun juga pendidikan di lingkungan keluarga serta pemahaman dan pendalaman agama yang kuat. Diperlukan peran serta dan kesungguhan semua elemen di dalamnya, baik orang tua, guru, pendidik, dan masyarakat untuk dapat membentuk mental kerja keras, dan tidak meminta-minta. Pembentukan mental ini seharusnya sudah dilakukan sejak dini, sejak anak-anak masih berada dalam usia emasnya. Pada usia dini 0-6 tahun, otak berkembang sangat cepat hingga 80 persen. Pada usia tersebut otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi, tidak melihat baik dan buruk. Itulah masa-masa yang dimana perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk. Karena itu, banyak yang menyebut masa tersebut sebagai masa-masa emas anak (golden age). Di masa inilah sebaiknya sudah ditanamkan mental kerja keras dan tidak meminta-minta, misalnya dengan tidak langsung memberikan semua keinginan anak dengan mudah dan cuma-cuma, karena hal ini yang membuat sang anak untuk terbiasa meminta. Namun dengan mengajarkannya untuk berusaha terlebih dahulu dalam memenuhi keinginannya tersebut.
Sejak kecil juga sebaiknya anak diajarkan dengan teladan hidup Rasulullah, dalam hal ini untuk tidak meminta-meminta namun untuk senantiasa tertanam dalam diri anak untuk senantiasa memberi, sebagaimana hadits Rasulullah :
“Sesungguhnya meminta-minta itu sama dengan luka-luka yang dengan meminta-minta itu berarti seseorang melukai mukanya sendiri. Oleh karena itu, siapa mau silakan menetapkan luka itu pada mukanya, dan siapa mau silakan meninggalkan, kecuali meminta kepada sultan atau meminta untuk suatu urusan yang tidak didapat dengan jalan lain.” (HR Abu Daud dan Nasai)
Islam lebih mengajarkan bekerja daripada meminta-minta. Kata Rasulullah, “Seorang yang membawa tambang lalu pergi mencari dan mengumpulkan kayu bakar lantas dibawanya ke pasar untuk dijual dan uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan dan nafkah dirinya maka itu lebih baik dari seorang yang meminta-minta kepada orang-orang yang terkadang diberi dan kadang ditolak.” (Mutafaq’alaih)
Mendidik anak di usia dini dengan mental kerja keras dan malu meminta-minta, serta gemar bersedekah  berarti mempersiapkan generasi tunas bangsa ini menjadi seorang pribadi yang kuat dalam menghadapi esok hari yang keras dan memiliki sejuta problematika yang tentu berbeda dengan problematika hari ini. Hasilnya tentu tidak dapat instan kita rasakan hari ini. Butuh waktu dan proses yang panjang untuk memanen hasilnya. Namun itulah cara yang dikira efektif mengatasi berbagai problematika, satu diantaranya kemiskinan yang melanda. Sulit rasanya mengubah generasi atas yang sudah ter setting sekian lama dengan berbagai mental keliru. Belajar dari pengalaman Negara tetangga kita, yaitu Singapura yang dalam memabangun bangsanya, pertama-tama mereka membenahi pendidikan anak usia dini, semisal PAUD dan TK, untuk membangun karakter anak-anak bangsanya sejak dini. Dan hasilnya bisa kita lihat sekarang bagaimana mental anak-anak bangsanya dalam membangun negaranya.
Begitu pula untuk mengentaskan kemiskinan di Pontianak Kota Bersinar ini, Pendidikan merupakan pintu gerbang untuk mengeluarkan kita dari kemiskinan dan para orang tua serta guru berada pada garda terdepan pendidikan tersebut. Kita didik generasi-generasi tunas kita menjadi anak-anak yang berakhlak baik, ulet serta kerja keras, dan kita tumbuhkan rasa malu untu meminta-minta serta gemar untuk memberi dan bersedekah. Dengan menghapus keinginan meminta-minta pada diri anak, kemudian kita tumbuhkan rasa kerja keras maka diharapkan akan didapat generasi-generasi tangguh di masa mendatang untuk memperbaiki wajah kota bersinar ini. Tidak ada kata mustahil untuk mengubah kemiskinan ini jika hari ini kita segera berbenah dan mulai mempraktekkannya, namun akan menjadi mustahil jika kita terus membiarkan generasi tunas kita terlena oleh didikan keliru. Maka bergeraklah membuat perubahan dan segera mendidik generasi tunas kita dengan sejuta karakter baik dan keteladanan ala RasulNya.  Sehingga diharapkan, 20 tahun kemudian sejak hari ini, kita telah melihat kemiskinan sebagai barang langka yang tak mudah ditemui di jalanan, sehingga dapat dikatakan kita telah berhasil memusiumkan kemiskinan. Dan semoga dengan kesungguhan kita hari ini, hari itu pun akan tiba, hari dimana ketika “kemiskinan telah terpajang di museum akibat kelangkaannya”. Amin .




Pontianak,20 Oktober 2012
 fa  azzahra

Rabu, Oktober 31, 2012

Ada Apa Denganmu,fa !


Ini bukan mau bicarain lagu nya Peterpan yang sempat nge top tingkat Asia di taun 2004-an silamm,,, yaa,, fa masih kelas 3 SMP waktu ituuu,,, masih ABG imut2 dg jilbab bulat nya, dengan polosnya begitu terkesima dengan cool nya si Ariel, n ga tau kenapa di mata fa wakti itu Ariel itu guantenggg bgt, lebih ganteng daripada Indra Brugman , Tao Ming Tse (maaf xlo salah eja) , sampai si Justin Timberlake ajaaa lewatttt,,,,
waaaa
ganteng sekali Ariel di mata saiiaa waktu itu yaa,, sampai poster nya tertempel dalam ukuran jumbo di dinding kamar saiiaaa,,,
Cut Cut Cut
kenapaaa jadiiii ngomonginnn pria-pria guantengg siee
udahan lahhh
topik kalii ini bukan itu
bukann buanggettt malahhh,,,,


oke
ada apa dengan fa
beberapa bulan ini dalam kondisi menyedihkan
nulis skripsi ga bisaaa
bukannya mau sok ideali gimana
tapi saya ga mau plagiat asal jiplak sana jiplak sini ajaa buat skripsiii
sayaa benar2 pingin menulis dengan kesungguhan hati
yaaa
jujur slama kuliah, ngerjain tugas kuliah dll kadang yaa sering juga plagiattt
tp ini skripsiii
xlo mw asal comot sana sini, di rangkum edat edit dkit
sim salabim kan
tapikan ga mungkin saya buat skripsi kyak gtu
beneran baca2
termenung lama
coba nulis
kacau tulisan saya
ya Allah
dibiarkan
3 bulan ga k kampus
mau jadi apa saya

dankemarin
mulai banyak yang nanya,
kapan fa wisuda
aaaaa
mbah udah tua
mama jugaa udah nanyaaaa
ayah buatt bising
aaaaaa
ayoo faa
bangkitttt
dan benarrrrr
saya haruss maksainnn dirii
ayooooo nulissss
ketak ketikkkk fa
semangatttt donkkk anakk mudaaaaa
maluuuu ama tetanggaaaa
kemudiannnn nagiss di pojokann kamarrrr
haaaaa

"Saat toga bertahta" , mimpi wisuda season 1.

Toga
oke
apa itu toga???
apaaaa??? siapaaa yang ga tau apa itu toga????
sinii datang samaa sayaaa,,,,,,
sama2 bantuin saya nyarii toga
apaaa
ngaca donk fa
skripsi malu2in udah pede teriak2 ngidam pkai toga
heh
oke
sekian prolog gajelas di atas
sekarang saya ingin menumpahkan (atau memuntahkan) segal rasa yang ada d jiwa
ciaaa
penulis gaje model apa saya ini
makin hari kalimat makin ga beraturan
ga jelas bin bikin ngantuk
what ever
saya mau lanjutkan
serius fa serius


Begini ceritanya
jreng jreng jreng
aaaaaaa
gaya menulis saya ga kayak gini
kenapa jadi alay, lebay, garing bin lemau iniiiii
ayooo fa


tiiiiiitttttttttttttttttt

oke back to topic awal


Bismillah
saat ini saya benar2 berada dalam masa-masa suram kehidupan saya
saya benar-benar kayak orang stresss ngurung diri di rumah, di kamar tepatnya,
cm ditemani gadget, 
yaaa
main hp doankk, main laptoppp
bolak balikk bukuu
sayaaa ga bisaaa nuliss skripsiii sayaa
ngetikk dlaptoppp bener2 ga bisaa
adaa apaaa fa
adaa apaaa
ga lamaa kemudiannnn trbaringggg
pusingg
ga lama meluk guling dan guling2 sambil nangis darah
ya Allah Ya Rabbi
kenapaaa sayaa kacauu beginiiiii
kadang2 kayakk orang stresss
nangiss ga tentuu arahhh
iyaa menangisi ketdakberdayaan sayaa yg kenapaaa jiwaa ini ga mau nulis2 
sayaa cambukkk diri saya berkali-kali
tetap ga mempannn
dannn
semua nya saya lakukan di kamarr sndiriann
tanpa suaraaa
ga bisaa inii
lama-lama saya bisa gilaaa
sumpahhh matiiii dmei Nama Tuhan saya tercinta, Allah Ya Rahman Ya Rahim
saya beneran ingin segera ke kampusss ketemu dosen saya tercinta utk konsultasi terkait desain saya
bicara tentang dosen pembimbing saya ini
di angkatan saya ada 20 orang
dan hampir smua nya mengaku takut, seram m dospemb saya ini
tapi saya ga tau
dari awal, saya udah jatuh cinta m nie dosen
ga tau kenapa saya sreg bgt
malah di matkul PPB kmrn saya mencantumkan nama nya sbg dospem pilihan
teman2 saya yg lain aja smpai mikir saya rada2 aneh
tapi kan smua ttg hati kan
saya ga tau kenapa saya bisa benar2 klik sma dospem ini
cinta nyaa mengalirr begituu ajaaa
dan ga tau kenapaa
walau beliau biasa marah m mahasiswa nya
meski kadang saya takutt xlo mau ketemu beliau
rasa cinta tu tetap membuncah
seolah ditancapkan begitu saja oleh Yang Kuasa
tapi saya tau saya salah
2 bulan saya hilang dari kampus
padahal dengan kebaikan beliau, di hari terakhir saya menghadap beliau, beliau udah baik bgt nasehatin saya utk nongol k kmpus tiap hari
eh bsok nya saya ga mnghadap
krn pda saat itu mw lebaran, n saya mendadak jadi babu xlo udah lebaran
trus abis lebaran saya gantiin guru ngajar slama 2 bulan
jadi lah saya ga muncul2 d kampus
wajar xlo kata teman2 saya dospemb saya murka pada saya n meminta saya membuat surat pengunduran diri dari bimbingan nya
Ya Allah
smoga beliau masih mw membimbing saya
saya mau ketemu beliau
besok, kamis 1 November 2012 smoga saya bisa bertemu beliau d kampus
smoga beliau memaafkan saya
msh mau membimbing saya
kalian ga akan tau betapaa saya mencintaii beliauuu
pernah saya bbm ke seorang teman ttg kenapaa diantaraa smua dosen yg ada, dospemb saya inii yg benar2 saya cintaa, teman saya hanya bilang pingin ketawa dengar kalimat saya, n bilang sayaaa makhluk aneh dari luar angkasaaa, 
inii tentang hati kawaannnn
hatiii sayaaa udahh trlanjurr cintaa
wlw nyatanya sayamembuat beliau ga respect lg dg saya krn kurang ajar  nya sayamenghilang dari pandangannya slamaa berbulan-bulann,
astaghfirullahal'adzim

dan smoga saya kembali normal
3 bulan ini saya abnormal kayak nya
guling2 ga jelas 
beneran kayak orang ga warasss

aaaaa
toga mana togaa
saya pingin wisuda
teringat mbah kakung saya yang memasuki usi 83 tahun
mbah pingin liat saya wisudaaa
saya haruss segera wisudaa
bangkittt fa
lanjutt kerjain desaiinn skripsi
kamu harus wisuda
dan buat keluarga bahagiaaa melihat saya wisudaaa


ayooo fa
bangunnnnnn

Minggu, Oktober 28, 2012

Awal Rindu Berujung Pilu


bercampur
menyatu
harap
suka
cita
rindu

baru saja sekelabat memandang
sekejab menyapa
tak lama berujung amarah


terisak
luruh
lara
berbaur
satu


kemudian hilang
tak berbayang
rekam jejak yang dinanti pun berujung pilu

berlalu

seka kristal lara
yang turun tak tercegah
slalu tak kuasa
kian luruh tak terarah
bagai peluit pengarah tuk menyerah
lantas mundur terarah

kucegah
kubantah
tak kan berpasrah

ku cabik rasa
ku koyak air mata


biarkan sampai salju abadi tiada pun
biar semua sedia kala
jangan tanya mengapa
jawabnya tak kan disana

sudah
sudahi
akhir
akhiri

payau
kemarau
maka merantau
dan dikau
tak terpantau
berlalu
kemudian bisu


Sabtu, Oktober 27, 2012

Rumit juga rupanya

kemana hati yang harusnya menemani
biar saja bila memang tiada
biar saja jika memang tak seharusnya ada

hanya jangan saja bila ku benar2 merasa tiada
dan mulai membiarkan suara lain yang hadir kembali
mengisi kosongnya detik yang berganti
seperti selama ini


ah
entah lah

ternyata rumit juga