Kamis, Juli 13, 2017

the point

duniaaaaa iniii penuhhh kepalsuaannnnn
🎶🎶🎶🎶🎶🎶🎶🎶🎶🎶🎶
🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵
*penggalan lirik mbak tere yang sempat nge hits jaman saya masih pakai seragam putih biru jilbab krem khas MTs Ushuludin tempoe doeloe,,,, The point : jangan percaya pada foto, percayalah pada Allah Ar Rahman Ar Rahim. Istikharah satu diantara jalannya.
Jadi ingat satu diantara tulisan juara nya mbak tia setiawati @tiasetiawati2709 "Bila ada hal yang meragukan hatimu, tanyakan tentangnya pada tiga: Tuhanmu, hatimu, orangtuamu."
😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊 Kalau kate emak sayeee sieeeee,,,,
Aaaa gitukkk laaaa dieee 😄😄😄

lawas

saat sesuatu yg di anggap sbg "masalah" mengetuk pintu

jika ia teguran semoga menyadarkan utk segera kembali k yg benar
jika ia ujian semoga menaikkan tingkat
jika ia adzab smoga terampuni segala dosa

begitu pula sesuatu yg disematkan label sbg "kabar gembira"
bisa jd sebuah teguran,ujian, atau adzab

semoga Ramadhan yg tinggal sekian hari ini dpt mjd moment bahagia penuh berkah yg bisa t maknai tiap detiknya

amin

:)
mungil edisi Ramadhan
Juli 2014

Selasa, Juli 11, 2017

.

Ketika kau mau dua
Kau tak kan mendapat apa-apa
Mengapa?
Karena yang tak setia hanya akan kehilangan segalanya,
Tak percaya?
Belajarlah dari berbagai janji kehidupan yang telah terpampang nyata

Sajak gaje ala fa

Menanggung pilu pada rindu yang tak berani mengetuk pintu

Minggu, Juli 09, 2017

.

Menghadiri 6 kondang in hari ini
Start pagi pagi banget di nikahan "adik" sampai siang
Lanjut lima kondang in dr siang smpai sore

Sekarang saatnya refresh sejenak ke ayani mega mall
Mana tau rezeki ketemu sesemamas sesebabang cs biru lagi baca danur d gramedia kan
Eh
Kapan taun coba beliau udh khatam kali m danur ya
Wkkwkwkwk
Yo wes
Ke mall aja dulu
Mana tau ketemu apa gtu
Wkwkkwkwk
Cuss

Jumat, Juli 07, 2017

Sudah saatnya hibernasi

pontianak, 7 juli 2017
23.27 wib

Tetiba terfikir
Sudah saatnya hibernasi ala fa

Rehat sejenak dari fb, twitter, blog, ig,
Mungkin ada baiknya semua akun di non aktifkan smntara

Aktif lagi 3 agustus ya
Insya Allah

Belajar dari Song Joong Ki dan Song Hyekyo

Assalamu'alaikum blogger semua,
apa kabar hari?
apa kabar hati?
apa kabar diri?

yang ku dengar banyak meme yang beredar bahwa kita sedang dilanda "patah hati nasional" disusul "patah hati sedunia"??????

mulai dari hamish daud yang melabuhkan hatinya pada si syantieks raisa;
Muzammil yang ijab sah dengan sonia;
sampai kabar akan menikahnya pasangan fenomenal yang ngetop lewat Dots setahun silam:

saya cuma pingin menggarisbawahi Song Song Couple aja

apa itu?
yup
song joong ki yang lahir di tahun 1985 (hasil penelusuran google ala fa) akan menikah dengan song hyekyooo yang lahir pada tahun 1981 (masih hasil penelusuran google ala fa),,,,

apa artinya?
joong ki yang ganteng unyu2 awet muda itu akan menikah dengan seorang wanita cantik yang usia nya terpaut empat tahun lebih tua.
see
no problem,
jadi teringat petuah seorang teman saya beberapa waktu lalu:
"fa, carilah suami yang bisa menyanyikan kamu,,,"u know me so well",, dg gaya ala boy band smash yang sempat ngetop zaman saya maba... what is the meaning of itu cemua wkkwkwkw?
yup
menikah dengan brondong itu seru loh,
mereka yang muda belia akan menularkan aura muda nya pada kita,,,
rona bahagia
dan membuat kita bahagia layaknya remaja wkkwkkwwk

yasudahhhh
jangan takut menikah dengan brondong
pun jangan takut menikahi gadis yg lebih tua secara usia
selama kedua insan paham kaidah rumah tangga
dan siap mengarungi bahtera dalam bingkai ridho Nya

jadi,
sesemamas sesebabang cs biru muda belia nan tampan mempesona menjelang usia dua lima,
segera lah bertemu mama,
ga perlu lagi nanya, "anak ibu mana?",
langsung saja bilang mama kalau siap menjadi sang penggenap anak ibu Hil,,,,
eaaaaaaa


song song couple
kalian menginspirasiiii sekaliii

Kamis, Juli 06, 2017

22.57

22.57 wib
Jam tangan belum dilepas
Baju belum berganti
Raga belum bebersih
Jiwa terkulai lemas

Lelah pemirsah
Udah rase pp london-kampong bangke
Benarrrr kiteee
Segenap ragaku luluh lantak

Besok pagi harus saingan sama matahari,
Harus menggendong tas ke sekolah sembari tak henti komat kamit,

See
Rutinitas baru 4 hari di mulai
Aktivitas baru 4 hari berjalan seperti biasa
Ganbatte mungil
Mengeluh sangat tidak elegan

Mari bersyukurrrrrr
Sekarang sibuk kerjaaa
Ingat duluuu pas masih sibuk nyari kerjaaa
Ayooo bersyukurrrrr

Rabu, Juli 05, 2017

.

Sedang terpesona
Pada ia yang akun ig nya berasa seni tingkat tinggi
Tak bertaburan potret selfie
Following nya cool kuadrat
Foto yg di like nya rata2 soal kuliner
Hobi maen ps
Bening tampan mempesona
Muda nan belia pula
Mungkin ada benarnya
Seorang pria menjelang usia dua lima memang ibarat bunga yang sedang mekar-mekarnya
Sempurna

Beidewei
Seorang teman pernah bilang,
Xlo seorang pria hobi main game, ps dll
Itu adalah pasangan idaman
Karena ia udah sibuk sama game nya
Jadi ga sempat mainin wanita
Wkkwwkkwkwkkwkwk

Seperti biasa dan sudah biasanya
Abis ketemu sesebapak sesemamas sesebabang yg muda bening tampan mempesona tanpa sengaja tadi,,, langsung lah bercerita pada ibunda tercinta,,,
Mama pun dg antusias komentar,, ohh mgkn dia udh pindah cabang ke sana yaaaa,,,
Menantu idaman mama banget, anaknya sopan banget,,,,  bla bla bla

Dan ujung-ujungnya balik lagi ngunyah nastarrrrrr
Emasih kebayang rambut unyu unyu klimis nya plus kemeja abu nya yang semua tak seperti biasa
Wkwkkwkwkkskkwkwk
Tapi semua dalam bingkai; sempurna mempesona 😁

.

Bahagia itu sederhana,
Seperti hari ini,
Kita bertemu lagi,
Wkwkkwkkwkwkkwk
Sesemamas babang cs biru udah ganti posisi,
Tp kian mempesonaaaaa,
Aura nya kian bersinar
Zzzzzzzzzzz

Selasa, Juli 04, 2017

lawasssd

mungkin memang juli tak bersinar untukku
semoga redup nya sang bulan yang megitari segera beranjak pergi
dengan sebuah sinar benderang bukti tanda cita tercapai
sederhana saja
sata kata
sehingga bisa ku upgrade jargon kebanggaan kami
Hidup Mahasiswa menjadi Hidup Sarjana!

senggol my lovely sista Aguz Tiniezz n Nie Cheonsa hibernasi ku kan segera usai
kan kukejar kembali puing2 cita yang tertimpa hampa kegalauan tak berkesudahan
hingga tak lagi ku menyendiri pergi menjauhi kampusku tercinta

untuk xan yg saiiaa nantiiiii
uni Iis Afrianti tercinta, 2013 masih adaaa
buat neng geulis Ridha Isyana, Maharani Ramadhanti, Evi Hanifah,
untuk sohib tersaiiaankkkk Nur Indah Lestari Septi Karlinda Esty Wulandini
n yg ga bisa di sengol satu2
saiiaa kangen xan
meski saiia pun tak tau kapan lagiii kita bisaa berjumpaa

mari bersatu padu menghimpun semangat jiwa para komunitas tuing2 di kampus masing2.....
huahua

Senin, Juli 03, 2017

...

Harusnya sie ngedit naskah yang semrawut (perasaan kmrn udh rapi kenapa tiap dibaca ulang selaluuu ajaaa ada kata yang minta revisi),,,
Gaya saya udah macam bungeee mang,
Ndak ape
Asal bukan bunge tagetes erectus,
Yg nama nya aja suka jd bahan bully an pas matkul embrio
Buah nangka buah pepaya
Ndak nyambung lagi ya

Huhuhu
Biasanya sih xlo lg mumet menatap ms.word
Nanar dg barisan kata,
Saya hijrah ke ig
Haa haa haa
Stalking akun akun tawaaaaa
Lumayan ngurangin keriput yg sangat kurang ajarrr udah diam diam mau parkirrrr
Husss husss husss
Hempas keriputttt
*ngunyah mawar

Sudah ku duga
Niat hati buka ig utk break sejenak agar mata segar melanjutkan bercinta dg ms.word,
Namun apa dayaaa
Buka ig lebih dari dua jam
Yaaa sudahhhh

Tutup ig
Tutup jg notbuk nya
Semua di tutup

Mari memejam
Karena nge mall tak baik utk kesehatan dompet.

Tidak nyambung memang.

Gaje seasons sepuluh

Hai hai
Om barack mudik yaaaa kemarin,,,
Diantara hiruk pikuk hingar bingar berita dan cerita seputar mudik nya om barack,
Saya fokusnya sama satu,
(Dua sih sebenarnya)
Yup
Babang reza rahadian yg mengiringi om barack
Co ciwitttt begete sih
Nohhh
Babang reza ajaaaa udah sedemikian prestasi nya
Lha saiia skrg masih aja berkutat dengan hal hal yg sulit dijabarkan
Pret banget sih
Dah
Gitu aja
Mau lanjut mamam kertas
Berharap printer bersahabat,
Tak perlu bersahabat layaknya cinta dan maura.
Cukup ga gontok gontokan kayak cinta m rangga aja cukup.
Buah nagka buah pepaya
Laluuu laaa

bahagia paripurna

bahagia paripurna itu di hari raya mendapat sepaket berita dan cerita yang membuat syukur kian mengangkasa,
Berita pertama adalah saya lulus tes tahap satu (walau tes tes panjang masih menanti, paling ga satu pintu sudah terbuka. Jangan kufur mari bersyukur).
Dan cerita selanjutnya ku dapat dari seorang teman xlo ada sodara nya yang pernah di vonis kena penyakit yg sama kayak saya dan sembuh tanpa obat tanpa operasi.
Aaaa harapan itu masih ada.
Beidewei kenapa saya tulis dua; yg satu saya beri nama berita; satunya lagi cerita?
Yup
Berita itu sesuatu yg kebenarannya sudah dapat dipastikan; contohnya hasil seleksi td.
Xlo cerita itu sesuatu yg belum pasti kebenarannya; yaa kayak cerita si teman yg sodaranya sembuh tanpa obat tanpa operasi tadi.
Huhuhuhu
Sepuluh tahun sudah berlalu,
Walau saya suka meyakinkan diri xlo pembengkakan kelenjar tiroid yg menimpa saya sepertinya tak menunjukkan tanda tanda pembesaran di leher saya  yg masih segitu-gitu aja rasanya.
See, rasanyaaa
Ga tau xlo dari kacamata medis
Wkwkwk
Alaaaa
Sok sok pakai istilah pembengkakan kelenjar tiroid lagi saiia, simple nya gondok bah.
Huhuhu
Agak malesin sih,
Soalnya bbrapa orang yg tau saya di vonis gondok (see, si vonis,,, gaya banget sih bahasanya),,,
Yup,
Beberapa orang pas dengar saya kena gondok pasti pada ketawa dulu,
Seolah saya ini gadis mungil kekurangan gizi hiks hiks hiks
Walau selama sepuluh tahun saya selalu berharap barisan para dokter,perawat itu salah diagnosa (toh leher saya fine aja,,, sekali lagi menurut perasaan saya)
Dan menurut teman-teman saya yang saya mintai pendapat bagaimana penampakan leher saya, mereka kompak bilang biasa aja.
Wkwkkwkwk
Tapi yaaa udah sih
Mama bilang abis lebaran haji kita kontrol lagi (setelah sepuluh tahun berlalu, setelah terakhir berobat dg almarhum dr.bambang 2007 silam,,, setelah setelah setelah menguatkan diri, dan berharap tetiba dokter nya bilang,,, eh kamu gpp kok, ga ada gontok gontokan eh gondok gondokan)
Wkkwkwkkwkw
Isi kisah yg absurd
Yaaa udah sih yaaa
Yg penting judul nya bahagia paripurnaaaa,
Siap2 utk tes selanjutnya,
Karena obat patah hati bukan lah mencari pengganti,
Tapi menyibukkan diri dg perbaikan tanpa henti.
Perbaiki lagi dan lagi,
Lanjut studi dan memperbaiki jenjang karir sembari mengabdi pada keluarga tercinta tiga di antaranyaaaa,
Yang ke empat,,,, batasi diri tebar miang sama barisan para brondong.
😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒
Sempurna.

Minggu, Juli 02, 2017

Istirahat

Jiwa dan raga hanya perlu beristirahat,
Setelah masa panjang berliku berbunga semerbak kemudian layu dan gugur bunga.

*Siap-siap ke mega mall cuci mata
*walau cuma liat liat ndak beli
*sesekali keluar rumah ndak ape
*yg penting emak dukung
😄

Corat coret gaje

Ku dengar dari mama,
Kamu tlah di jodohkan,
Dengan gadis seprofesi,
Lagi sempurna dalam segala,

Aku mengingat dengan jelas,
Unfollow yg menampar,
Wa terakhir yg tak terbalas,

Hai kamu arjuna yang kelewat tampan mempesona,
Yang membuatku terpesona bahkan saat engkau masih teramat belia,
Semoga engkau bahagia tanpa jeda,
Meski mama papamu tak bisa lagi ku gelari dengan mama mertua papa mertua idaman saya,
Mereka tetap orang tua bagi saya selamanya,

Baik-baik yaaaaaaaaa,
Segera beri mama papa cucu sperti yang mereka damba,

Dadahhh dadahhhh

*ketika kamu mencintai seseorang; kamu akan berbahagia kala ia berbahagia.
Selamat berbahagiaaaaaaaaaa sesebabang mamas co ciwitttttt,

Rencana

Kita bisa berencana,
Tapi selalu percayalah bahwa rencanaNya tetap yang terbaik.

Sabtu, Juli 01, 2017

Mama mertua n papa mertua idaman saya

Assalamu'alaikum mama mertua n papa mertua idaman saya,
Yang selalu saya semogakan dalam lantunan doa,
Semoga senantiasa sehat,
Baik saja,
Sampai tiba hari Ar Rahman Ar Rahim berkata ini lah saat nya kita berpelukan; sebagai menantu dan mertua.
Co ciwitttt aaaaa yeeeee
Ndak sabar aaaa yeee
*kejatoh dari tempat tidur
*mimpiiiii aaaaa yeeee
*peyuk peyuk mamaaa mertuaa sang bidadariii surgaaaa nya kitaa semuaaa
😍😍😍

Kamis, Juni 29, 2017

lawas

Dan jika kegagalan itu terjadi di ujung usaha keras dan maksimalku,
Maka aku menyebutnya sbgai takdirku
Namun bila kegagalan it adalah hasil karya cipta tak ada nya usahaku,maka itu adalah pilihan,
Pilihan keliru menyakitkan yg trus kunikmati,
Entah kapan mampu ku akhiri,(fa.2012)

#Terekam kembali mimpi2 besar yg kutitipkan di 2012,beberap thun silam sblum 2012 bnr2 dtng.
Wisuda di juli 2012, brngkat es dua di september 2012, n menyempurnakn sepa0h dien di desember 2012,
Dan smua sebatas khayalan babu,
Tak kan ad yg terealisasi
Bahkan wisuda pun jauh panggang dri api,
Apa lagi yg slanjutny
Terdelete dg indahny,
Dan jadilah hanya berlari dan bersembunyi,
Dr kenyataan mimpi yg tak di tepati

Skripsi ku malang skripsiku sayang

Nina n agus
dimanapun T0ga qt berada
Qt kn menjemputnya.....

Mengembalikan sisa2 semangattttt yg nyaris pudarrr n menghilang

Lawasss

dan waktu yg terbuang akan selamanya hilang,dan tertinggal sbg kenangan,atau justru kemalangan (fa.2012)

Selasa, Juni 20, 2017

The power of kantor pos

Apa cuma saya yang masih setia menggunakan jasa kantor pos di saat banyak orang meninggalkannya...?
Entah laaaa
Bersabar antri
Bersabar meresapi
😁

patah

#Throwback
#MengenangMasaPerjuangan
#CamYeYeSikit
#Skripsweet
#2008
Untungnya saya kuliah dan nge lab pagi siang sore malam bukan ngejar ini semata; jd hati ndak ikut patah ketika dia patah.
#sokbijak
Sampai dah waktunye skrg ye,
Bismillah
*Belum nyampai lima taun umur nye dah patah; satu diantara pertanda tak ada yg abadi😎😎😎😎,
#SokWise

Senin, Juni 19, 2017

Sebuah rekor yang patut disesali

What is the meaning of rekor?
Saya fikir, rekor adalah sebuah pencapaian; biasa di apresiasi sedemikian rupa.
Seolah kata rekor hanya utk segala sesuatu hebat sarat prestasi.
Tapi di sisi lain, bisa juga kali ya rekor disematkan utk sesuatu yg baru kali ini dilakukan, menabrak kebiasaan sehari-hari.

Seperti kemarin,
Kau berpaling menyesali keputusanmu
Tak kusimpan sisa dendam
Ku buktikan aku lain dengan kemarin
Aku tanpamu
Langkah kakiku siap melaju
Terbang mengudara rak bisa kau menahan

Eh salah
Malah nyanyi; setengah refleksi; setengah lagi menghibur diri
Wkwkkwkwkkwk
Bact to the topic
Rekor,
Seperti kemarin,
Rekor saya tiga hari ga mandi tiga hari ga ganti baju, (bebersih seadanya yang penting syarat sah sholat nya terpenuhi saja)
Jum'at sabtu minggu,
Jum'at pergi sekolah pas moment pembagian raport terakhir mandi ala anak gadis, pulang nya lanjut k rs dst,
Sampai laaaa minggu habis maghrib baru pulang krmh sekalian pulang seterusnya dan semoga ga perlu k rs lagi wkkwkwkk,
Anak gadissss macam apaaaaaaaaa
Tiga hari ga mandi
Tiga hari ga ganti baju
Pantes ajaaaaaaaaaa Ar Rahman Ar Rahim masih memberi waktu sendiri; agar tak mengulangi seperti ini.
Seruwet serunyam semumet apapun, anak gadis ga boleh lupa mandi ganti baju dandan rapi bersih wangi agar suami ga toleh kanan kiri haa haa haa
Nanti.
Beidewei,
Lebih dari dua puluh enam taun dikasi kesempatan hidup kayaknya ini pertama kali bgt bisa tiga hari ga mandi ga ganti baju begini,
#NepukDada
#AntaraBanggaSamaMirisBedaTipis

Eh
Sekarang sudah di rumah; jam segini sudah slesai beberes rmh;mandi dan wangi.
Layak sudah harusnya menapaki satu langkah pasti
Amin

😄😄😄😘😘😘😘😘

buah nangka buah pepaya

buah nangka buah pepaya
Ga nyangka kamu suka saya

Wkwkkwkwkwkkwkwkwkkwkwkwkkwk

Buah nangka buah pepaya
Tapi apa daya kita berteman saja ya

Kwkwkkwkwkkwkwkwkkwkw

Buah nangka buah pepaya
Mari lambaikan tangan ke kamera

Kenapa buah nangka?
Kenapa buah pepaya?
Jawabnya saya aja ga tau ya
Wkwkkwkwkkwkwkkwkk

Sabtu, Juni 17, 2017

Following

Assalamu'alaikum blogger kesayangan,,,
*cam ye ye jak serasa ada gitu yg baca blog berdebu yang tak saya optimalkan ini,,,
Hampir sembilan tahun silam sejak blog ini dibuat,,, niat awal utk mengasah kemampuan menulis dan menyalurkan tak hingga kata yg seliweran di kepala nyatanya berhenti di angan saja; tidak terealisasi; dan sebenarnya penyebabnya satu,yaitu maghlas yang tak henti bertandang, walaupun selalu ada alibi ; aku kan sibuk kuliah,praktikum,kejar tayang, nulis laporan, nulis ini itu sampai nulis masa depan kita bersama,mas ku,,, (ngomong sama hamish daud wkkwkwkwkkwkwk),,,,
Yo wesss laaaa,

Yg lalu biarlah berlalu,
Jangan kau ingat jangan kau kenang lagi,
Masa laluuu biarlahhh jadi masa laluuu
*dangdutan mode: on
Wkwkkwkwklw
😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒

Eh tetiba mau nyesuaikan dg judul nya nie, "following",
Wkwkkwkwkk
Berhubung 3 tahun belakangan saya aktif di ig, ngomongin following ig aja kali yaaa... Wkwkkwkwk
Di saat orang pada ngomongin follower nya, eh akyu di follow sama reza rahadian looo ( yaaa kali sesebabang eza pake ig sendiri, official jeeeeee, doi ga main sosmed ciiinnnn katanya katanya),,
Wkkwkwkkwl
Okeee,
Bla bla bla
Saya lbh fokus sm following
Haa haa haa
Maksudnya sebelum saya memutuskan "jatuh hati" apalagi memberikan hati haa haa haa, saya amati dulu following nya sang arjuna, termasuk doi suka nge like foto siapa,,,
Wkkwkwkk
Dan karena belakangan "ikhtiar" saya menuju ke jenjang yg lebih tinggi lumayan   juga wkkwkwkkw, jd lah saya menjadi observer dadakan,
Observer IG wkkwkwkkwk,
Observasi ga perlu lama, seminggu cukup,
Sehari melihat siapa aja following nya,
Seminggu melihat foto siapa aja yg suka di like nya,,
😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒😒
Saya sampai pada titik "melambaikan tangan ke kamera" deh berhadapan dg sesebabang yg following ny aduhai, its okay laaa dia follow raisa,pevita,marshanda,isyana, dan nananananana lainnya, never mind,,, tp yaaa xlo nge follow artis2 majalah pria dewasa yg foto nya suka hot bangetttt, selalu ga absen nge like foto2 cewek2 super duper seksi,kinclong, bening, bersinar aduhaiiiii hai haiii ,,,, akak fa ga kuat dekkk,,,,
Gimana sih,,,, di saat ajaran agamanya menyuruhnya menundukkan pandangan eh eh eh,,, yo wes itu urusan kalian sieee para mata lelaki,
But the point buat para anak gadis, sdkit parno aja,
Mereka yang terbiasa menyuguhi mata nya dg aneka pemandangan begitu, apa kabar nanti melihat "gadisnya;istrinya" sendiri???
Jadi beberapa kali topik ini menjadi perbincangan hangat diantara kami barisan para anak gadis, macam2 sie pendapat yang beterbangan; ada yg bilang emang semua pria di jagad raya yaaa gitu kelakuannya, jelalatan,,,
Okay sampai di sini mari tarik nafas dalam-dalam,
Xlo saya pribadi sie mikirnya simple aja,
Para arjuna di luar sana yaaaa ga bisa qt atur apa yg mereka lihat;
Tp setidaknya xlo mereka mau stalking ya  stalking, tp sampai nge follow? Apa ga malu gtu ya nge follow akun dg pose pose  very hot,macam tu?
Duh Gusti,
Menundukkan pandangan tak sebercanda itu duhai arjuna dimanapun kaliam berada;

Saya dkk, barisam para anak gadis aja ga sampai nge follow akun pria pria ganteng bening bersinar rupawan nan tampan mempesona yg seliweran di jagat dunia maya, wkkwkw
Wlw qt sering jadiin guyonan; hamish daud laaaa, keenan pearcelaa, etc, tp semua sebatas ucapan tanpa makna,
Berbeda mgkn dg arjuna yg penuh penghayatan mantengin akun akun cewek cewek bla bla bla
#Istighfar
#NgurutDada
Its ok
Hak masing-masing sih mau nge follow siapa juga,
Tp saya n sohib saya yg asyik bgt ngobrolin perkara ini sepakat dan sepaket dalam sebuah simpulan, "Following pria mencerminkan sebagian kepribadiannya",,,
Dan satu lagi,
Terpesona bgt sm pria yg d iG nya ga bertebaran potret dirinya, ga penjh selfie2 gaje bla bla bla,
Lbh wise n buat kagum ajaaa gtu,
Wwkkwkwkkw
Padahal saya pribadi iG isinya udh macam miniatur album foto,,,, tp ngarepnya dpt arjuna yg iG nya ga narsis dg foto pribadinya haa haa haa,
Fa fa,, fayah syakapppp

Yaudah deee sekian duluuu
Masih d rumkit ini,
Mau nyiapin berbukaa,
Oalaaaa
Asli nya mah berbuka dg apa yg ada,
Jgn cari yg ga ada,
Agar kita menghargai segala karunia
Eaaaaaa

Bye
C'u on the next post sistaaaaa

Rabu, Juni 14, 2017

tHrowback jilid satu

Hanya krn seseorg selalu terlihat kuat &
tersenyum di hadapanmu, bkn berarti ia tdk prnh
menangis di blkgmu. @AmandaAdriani

ya
itu karena

Wanita dpt tersenyum kpd banyak pria. Namun
hanya kpd satu pria ia dapat berbagi air matanya.
-@AmandaAdriani

benar adanya karena

Cinta sejati tak datang begitu saja. Banyak proses
yg harus dilalui bersama, menderita, menangis,
dan tertawa bersama.(an0nim)

Dan dr smua ny

Tragedi terhebat dalam hidup ini adalah kematian
dari diri seseorang yg sesungguhnya masih
hidup (an0nim)

seperti sebuah ungkapan

Maut bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup.
Kehilangan terbesar adalah apa yg mati dalam
sanubari sementara kita masih hidup(an0nim)

Sungguh waktu adalah hidup & hidup adalah
menjalani waktu. Sejauh mana Kmu menghargai
waktu, sejauh itulah kmu menghargai hidup kmu(an0nim)

Selasa, Juni 13, 2017

say no to "andai saja"

Merindukan hal-hal yang berada di belakang menimbulkan dua kemungkinan; kekufuran atau keikhlasan.
Berhenti melontarkan kalimat yang diawali dengan rangkaian kata "andai saja",
Berusaha selalu berterima kasih atas aneka rakhmat Allah yang tak terhingga, bukan malah mengeluh menggerutu dkk.
Fighting,mungil!

Sabtu, Juni 03, 2017

Repost tulisannya om Tere Liye

*Jodoh itu.... (baca sampai habis, biar paham)

1. Jangan menikah karena kesepian, menikah karena orang lain sudah menikah semua, tinggal kita seorang yang belum, aduhai, pernikahan itu bukan trend, yang semua orang bisa ikut-ikutan, apalagi karena nggak enak terlihat aneh sendiri. Dan terlepas dari itu, catat baik-baik, banyak orang yang setelah menikah, dia tetap merasa sepi, sendirian.

2. Jangan menikah karena alasan orang lain. Itu betul, dalam peristiwa dramatis, kita bisa segera menikah agar orang tua sempat menyaksikan sebelum meninggal, agar mereka bahagia. Tapi menikahlah karena alasan kita sendiri, jadikan itu patokan terbesar. Karena yang menjalani kehidupan berumah-tangga itu adalah kita, bukan orang lain. Dan karena, jika besok lusa pernikahan itu gagal, kita tidak menyalahkan orang lain--itu sungguh tiada manfaatnya.

3. Semua pernikahan itu punya masalah. Bohong jika ada yang bilang keluarga mereka baik-baik saja sepanjang masa. Lantas kenapa sebuah pernikahan bisa awet? Karena ada yang sabar dan mengalah. Satu-satunya bekal pernikahan yang tiada pernah kurang adalah: sabar. Punya sabar segunung, tetap kurang banyak. Punya sabar selangit, pun tetap kurang banyak. Jadi bekalnya tidak harus mobil, rumah, peralatan dapur, dsbgnya. Sekelas Umar Bin Khattab saja masih membutuhkan rasa sabar ekstra.

4. Kita tidak pernah tahu siapa jodoh terbaik kita. Tidak ada alatnya, tidak ada aplikasinya, dan tidak akan ditemukan. Kita baru tahu setelah kita menjalani pernikahan tersebut. Dan rumitnya, itu juga belum cukup. Banyak yang berpisah jalan setelah sekian lama menikah. Lantas kapan dong kita baru tahu persis? Tidak ada jawabannya. Nah, dengan situasi seperti itu, jangan habiskan waktu dengan cemas apakah ini jodoh terbaik atau bukan. Jika kalian muslim, tegakkanlah shalat istikharah, dapatkan keyakinan, kemudian bismillah, jalani dengan mantap.

5. Well, tidak ada jodoh yang sempurna di dunia ini. Semua orang pasti punya kekurangan. Ada yang ganteng/cantik pol, ternyata kalau tidur ngoroknya seperti sirene. Ada yang bertanggung-jawab nan setia, ternyata pelupa, dia lupa harus menjemput istrinya di manalah. Tapi kita selalu bisa membuat yang tidak sempurna itu menjadi indah, keren, seperti pelangi, sepanjang kita bersedia menerima kekurangannya. Orang2 yang sibuk memasang kriteria sempurna bagi calon jodohnya, akan hidup sendiri hingga alien menyerang bumi.

6. Tidak ada yang tahu kapan persisnya kita akan menikah. Eh, yang masih kecentilan, manja-manja, ternyata besok sudah menikah, atau malah punya anak dua. Yang terlihat dewasa sekali, sudah siap sekali, bahkan bijak nian bicara soal menikah, ternyata bertahun-tahun tetap sendiri. Maka, saat kita tidak tahu kapan jodoh itu akan datang, fokuslah memperbaiki diri sendiri. Saat kesempatannya datang, ingatlah nasehat lama, kesempatan baik tidak datang dua kali. Tapi ketika kesempatannya lolos, gagal, juga ingatlah petuah orang tua, akan selalu ada kesempatan2 berikutnya bagi orang yang sabar.

7. Pekerjaan tetap, mapan, dan lain-lain itu jangan dijadikan syarat mutlak mencari jodoh. Itu betul, sungguh menyenangkan jika jodoh kita ternyata sudah mapan, berkecukupan. Tapi boleh jadi akan lebih spesial lagi, jika kita bersama-sama menjalani hidup sederhana, untuk kemudian menjadi lebih baik setiap harinya. Lebih baik pastikan saja, semua pihak memahami tanggungjawabnya. Misal, adalah tanggungjawab suami mencari nafkah. Boleh istri bekerja? Ikut membantu nafkah keluarga? Dikembalikan ke masing2 pasangan mau seperti apa. Tapi jelas sekali, jika istri bekerja, penghasilannya adalah milik dia--soal dia mau memberikannya ke keluarga atau tidak, itu urusan dia. Tanggungjawab mutlak tetap ada di suami. Pemahaman2 seperti ini penting loh, agar kalian laki-laki yang sekarang sibuk galau, apalagi sibuk tebar pesona, tahu persis saat menikah nanti.

8. Mencari jodoh itu tidak rumit. Ini beneran loh. Mencari jodoh itu sederhana. Kalian bisa meminta orang tua mencarikan (karena itu juga salah-satu kewajiban mereka). Juga bisa minta sahabat menjadi intel perjodohan. Jodoh itu ada di mana-mana, di sekolah, di kampus, di tempat kerja, di angkutan umum saat berangkat beraktivitas, di mesjid, di komplek rumah, dll, dll. Tapi kenapa kadang terasa rumit sekali? Karena kitalah yang membuatnya rumit. Catat baik-baik, di dunia ini sudah milyaran orang pernah menikah. Milyaran pasangan. Nah, di mana rumitnya jika orang lain toh milyaran telah menikah.

9. Terakhir, kalau kalian mau belajar banyak hal tentang jodoh, maka jangan belajar dari novel2 (apalagi novel Tere Liye), dari film fiksi, dari sinetron, serial. Aduh, itu fiksi loh. Dikarang2 saja sama penulis ceritanya. Melainkan belajarlah dari orang tua di sekitar kalian. Kakek-nenek, opa-oma, mbah buyut, yang sudah menikah puluhan tahun, tapi tetap langgeng dan bahagia. Amati, pelajari, dengarkan nasehat mereka, itu penting sekali, kehidupan mereka bisa jadi contoh. Maka besok lusa saat kita menikah, mendadak muncul masalah serius, kita bisa meneladani mereka, bagaimana cara mereka mengatasi masalah. Itu selalu bisa jadi pelajaran kehidupan yang tiada ternilai.

*Tere Liye

Kamis, Juni 01, 2017

The power of celengan

Boleh kuliah, asal jangan lupa menikah. Demikian petuah sohib sejiwa saya😱.

*bongkar celengan
*debar debar ngecek tetes keringat bertahun tahun demi apa yang saya sebut cita, cinta, dan masa depan cipta
*apa cuma saya yang masih setia dg aneka celengan
*realistis cukup ndak buat daftar ulang dua tahun ke depan

😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱

Bismillah aja dulu,
Niat baik ga bakal kebalik karena kita punya Allah yang Maha Baik
😊😊😊😊😊😊😊😊😊

Kamis, Mei 25, 2017

Mengenang masa pilpres 2014 :( (Throwback cuitan ketika hingar bingar pilpres teramat menggema se indonesia raya)

Ketika media informasi mulai berpihak pada satu diantara sang calon mempelai :D
Ketika berita yang tersaji bergantung pada satu sudut pandang penuh kepentingan

Jadilah qt harus menjaga diri,keluarga,orang2 terdekat dan mereka disekitar qt agar mata dan telinganya tahan banting dan tidak termakan berbagai hal2 yg keliru dan belum tentu benar adanya

Mari istikharah
Dan saat ketetapan itu udh bulat
Lanjutkan dg sholat hajat intensif
Smoga "sang calon" hasil istikharah qt trsebut tak sekedar menang, namun benderang dan menerangi qt
Indonesia

Semoga qt kian bersahaja bersama pemimpin yg tegas,peduli,dan tak mementingkan pencitraan semata
;)

Selasa, Mei 23, 2017

.

"Karena Izrail bertandang ga pake bilang-bilang,  ga akan bisa dihalang-halang, dan ga akan bisa kita bilang "alang-alang tunggu bntar lg",,,
Smoga qt dijemput pulang dlm keadaan khusnul khatimah,,,
Aminn

Jumat, Mei 19, 2017

Wajah televisi hari ini

Kita hidup
Di era segala cacian,hinaan,celaan menjadi candaan

Kita berada
Di masa ketika pukulan,siksaan, dan segala rupa kekerasan fisik menjadi bahan tertawa

Kita terbahak
Mengingkari hati nurani
Membantah gejolak jiwa
Dan ikut bersorak gembira
Pada segala rupa tingkah pola manusia~manusia yang saling mencederai namun berkedok menghibur sesama

Iya
Kita hidup di zaman ini

Kemudian mau dibiarkan berapa dekade tayangan model begini???

Tapi apa mau dikata
Banyak raga yang Menghujat tayangannya tapi nyatanya tanpa sadar menjadi penonton setianya

Fa.2014
Terselip doa
Smoga wajah tayangan televisi ini bisa secantik serupawan wajah para pemainnya

Kamis, Mei 18, 2017

hari ini; saya,kamu,kita?

Hari ini
Entah sadar entah lupa
Saya,kamu,kita
Menjadi sekumpulan makhluk yang gemar sekali tertawa
Tertawa tak kenal henti
Membual sedemikian rupa
Berpongah membusung dada
Teriak kedigjayaan kemudian mencela sesama

Hari ini
Kamu,saya,kita
Entah lupa entah sengaja
Tidur sepanjang waktu
Makan tak kenal henti
Bicara sana sini tak berisi

Hari ini
Kamu,saya,kita
Tertawa terbahak
Bergoyang kaki berteman sepoi manja dan merasa tentram
Lengah
Izrail sudah didepan pintu
Jemputan sudah menunggu
Ajal didepan mata
Dekat sekali
"Kematian Lebih dekat dr urat nadi kita" itu bukan sekedar teori

Hari ini
Saya,kamu,kita
Apakah begitu terlena terpana
Hingga lupa segala sirine yg dibaca tiap hari
Hingga semua peringatan tak jua membuat tersungkur menguras sang kristal mata tuk tumpah meratapi segala noda di jiwa raga

Hari ini
Saya,kamu,kita
Mau kemana sih sebenarnya
Mau dibawa kemana?
Mau jadi apa?
Cuma numpang kok bertingkah pemilik jagad raya

Malu sama anak teka
Mereka menangis tergugu ketika mendengar kedahsyatan kiamat
Terduduk pilu takut akan pembalasan Tuhan di hari akhir

Saya,kamu,kita
Seolah lupa bahwa semua tak sekedar cerita belaka
Masa itu nyata dan pasti ada
Apa masih bisa tertawa begitu membahana???

Saya,kamu,kita
Sampai kapan sih?
Sementara?
Iya?
Ya sudah
Prepare dari sekarang yukszzz

Bismillah
(Fa.2014)

Jumat, April 14, 2017

puisi tak bernyawa jilid satu

Bukankah saya pernah berkata,
Tanpa dibubuhi retorika,
Betapa saya memerlukan jeda,
Bukan sekedar membersamai saya selama proses penyembuhan luka.

Bukankah kita sepakat mengetuk palu,
Agar tidak ada cerita yang diburu,
Perkara tunggu bukan mau salah satu,
ia nya kebijaksanaan menghindari aneka peluru yang tak henti menuju

*Puisi tak bernyawa jilid satu

Rabu, April 12, 2017

Berhenti misalnya

Awalnya kusangka ia,
Bunga-bunga remaja yang kan menjadi sang penyempurna,

Kusangka,
Sebuah lembaran tertunda kembali terbuka,
Kisah remaja yang dulu kuhiasi dengan semerbak sang kembang sepenuh rasa,

Ternyata,
ianya sekedar pelengkap rasa yang pernah ada,
benar kata mereka,
Perihal rasa bukan kuasa manusia,
Setiap jiwa bisa berusaha sedemikian rupa,
Tapi ketika rasa membuncah tak terkira namun sebelah,
Sebuah lembaran sudah saatnya di tutup kembali.

Skenario Sang Maha dengan terhalangnya aneka jumpa;
Semacam pertanda usai sudah segala asa yang sempat mengangkasa,
Berhenti dari sketsa rasa di usia belia.

Setelah mentari pagi dengan semburat jingga,
Harusnya tak lagi ada pipi merona hanya karena namanya menjadi tangga teratas viewer insta,
Semestinya tak lagi memuja sang rangga yang mempesona sejak remaja,
Selayaknya semua sebatas euforia rasa masa belia.

Tuhan selalu punya cara,
Keajaiban semesta memang tak mampu di terka,
Tapi ada usaha dan upaya yang seharusnya di terima.
Berhenti misalnya.







Cinta dan teman si Rangga

Atas gemuruh yang singgah,
Mari dibasuh dengan sudah,
Persiapkan kebugaran jiwa raga,
Meski esok hari tak ada kisah cinta rangga di bandara,
Mungkin bisa jadi petunjuk via temannya si rangga
😁😁😁

Senin, April 10, 2017

Tak sengaja

Hari ini kita bertemu kembali,
Tanpa rencana,
Tanpa di duga,
Dari seberang kulihat kita senada,
Warna yang seia,
tak tau apakah isi kepala turut sekata,

Sesudah ini hujan membasahi,
Kuharap ia nya kabar dari semesta bahwa kita di ridhoi.


Bagaimana

Bagaimana Tuhan kan memberimu satu,
Jika hatimu trus tak menentu.
Bagaimana Tuhan kan menuntunmu pada ia yang satu,
Jika kau masih berlari pada yang tak jua tentu.
Bagaimana Tuhan kan mengabulkan apa yang kau mau,
Kau sendiri tak tau siapa sebenarnya yang kau mau.
Berhentilah,fa!


Kamis, April 06, 2017

Smile lebih baek than tebejok,right?

Senyum mungkin tidak bisa menyelesaikan aneka problema yang menyapa seketika,
Tapi senyum bisa membuat kita menjalani aneka problema dengan lebih baik.

Akhirnyaaaa

Setelah sekian masa,
Akhirnya kedua mata bisa melihat sang arjuna tanpa sekedar bantuan media,
Nyata tak sekedar fatamorgana,
Lalu bagaimana selanjutnya?
Berkali hati meyakinkan kalimat pamungkas pelipur lara atas aneka tanda tanya yang tak henti menggema "biarkan keajaiban semesta yang bekerja,fa"

Jika memang ia, Ar Rahman pasti punya skenario terbaik mempersatukan.
Jika bukan ia, Ar Rahman pasti punya skenario terbaik agar ia menjadi pembelajaran.

Maju atau mundur?
Biar semesta yang bicara.

Laa hawla wa laa quwwata illa billah

Selasa, April 04, 2017

Tentang sabar meski gemetar

Hakikat tunggu sebenar tunggu

Mereka yang tetap menunggu tanpa tau siapa yang ditunggu mungkin benar-benar mempercayai hakikat tunggu sebenar tunggu.
Mungkin mata belum melihat,
Tapi jejak langkah yang kian mendekat jelas terdengar.
Dari mana?
Dari keyakinan penuh pada janji Rabb Nya.

Keajaiban Semesta

"Loh kenapa harus ditunda?"

"Sudah ada pria berprofesi mulia begitu apa lagi sih buat tanda tanya?"

Sampai ke pertanyaan sekaligus pernyataan paling nyelekit;

"Untung-untung berlian macam dia mau sama kamu,sok masih mikir!"

Tanpa tanda tanya kemudian dibubuhi tanda seru.

Semudah itu dunia mengangguk iya pada jubah,gelar,masa depan yang katanya tak perlu dipertanyakan;seolah profesi mulia hanya satu saja.

Sebagai manusia,
Anak gadis biasa yang jauh dari kata berpunya,
Nafsu di dada sempat berkata betapa bangga nya mendampingi pria berprofesi mulia yang katanya idaman mertua sejagad raya.
Tapi hati masih menunggu anggukan semesta,
Sampai getar membuat debar mengetuk ikrar.
Biarlah keajaiban semesta yang bekerja.
Kalimat pamungkasku menghadapi berbagai penekanan mereka.

Gusti,
Iyakah.

Sampai tak sampai

Apakah akan sampai sesuatu yang tak kunjung tergapai?


*pertanyaan seseorang yang perlu belajar makna tauhid lagi

Minggu, April 02, 2017

Debar di jalan yang benar.

Hari ini aku datang membawa kabar,
Debar itu sudah berada di jalan yang benar.
Tugas kita selanjutnya adalah tak gentar dalam sabar hingga Semesta merestui ikrar.

Jumat, Maret 31, 2017

Debar,hingar,getar hingga gemetar

Aku pernah demikian hingar mendefinisikan debar.
Hingga aku nanar kala tertampar oleh hambar.
Oleh karenanya aku tak mau terlalu dikejar-kejar.
Beri aku sedikit waktu meyakinkan jiwa, getar ini benar karena debar atau semata karena gelar.
Menggelar perhelatan akbar tak bisa hanya bermodal gemetar sekali lewat, bukan?
Kumohon bersabar.

Rabu, Maret 29, 2017

Kita masih

Aku masih gadis kecil itu, yang memetik kembang sepatu di halaman rumah saat arisan keluarga kita.
Kamu masih anak lelaki itu, yang bermain angklung di garasi motor saat hari raya.
Sorot mata kita masih sama.
Sepelemparan batu jarak tinggal kita, seolah memasungku untuk sekedar istirahat dari kungkungan kisah yang dituliskan.
Semoga kamu sabar, karena aku menunggu debar itu hadir, untukmu.

Kamis, Maret 23, 2017

Jadilah istri yang pandai berterima kasih

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
Tadi pagi dr sebuah grup wa dapat share note yang berharga banget,
Buat para istri, calon istri, dan seluruh perempuan yang ada di muka bumi,
Nie saya copy notes nya,
Lain waktu smoga saya bisa review yaaaa
Intinya,
Jadilah istri yang pandai bersyukur dengan pemberian suami, jgn membuka aib keluarga, dan jangan sekali kali kamu membuang pemberian suamimu (membuang is ga mengakuinya bla bla).
Ayo kita bacaaaaaaaaa

KISAH NABI IBRAHIM AS DAN MENANTUNYA

Dikisahkan Nabi Ibrahim AS berkunjung ke menantunya. Pada waktu itu, anaknya, Nabi Ismail AS tidak ada di rumah. Dan ternyata sang mantu belum pernah berjumpa dengan sang mertua

Nabi Ibrahim : Siapakah kamu ?
Menantu : Aku isteri Ismail.
Nabi Ibrahim : Di manakah suamimu, Ismail ?
Menantu : Dia pergi berburu.
Nabi Ibrahim : Bagaimanakah keadaan hidupmu sekeluarga ?
Menantu : (sambil mengeluh) Oh, kami semua dalam penderitaan dan tak bahagia

Nabi Ibrahim : Baiklah! Jika suamimu sudah kembali, tolong sampaikan salamku padanya. Dan katakan padanya, ‘tukar tiang pintu rumahnya’ (kiasan untuk menceraikan isterinya).
Menantu : Ya, baiklah.
Setelah Nabi Ismail pulang dari berburu, isterinya terus menceritakan tentang orang tua yang telah singgah di rumah mereka.

Nabi Ismail : Apa saja yang ditanya oleh orang tua itu ?
Isteri : Dia bertanya tentang keadaan hidup kita.
Nabi Ismail : Apa jawapanmu?
Isteri : Aku ceritakan kita ini orang yang susah & Hidup kita ini selalu dalam penderitaan dan serba kekurangan jauh dari kebahagiaan.
Nabi Ismail : Apa dia ada pesan ?
Isteri : Ada
Dia titip salam padamu dan dia berpesan agar engkau mengganti tiang pintu rumahmu dengan yang lebih baik.
Nabi Ismail : Sebenarnya dia itu ayahku. Dia menyuruh kita berpisah (bercerai). Maka,
Sekarang kembalilah kamu kepada keluargamu.
Nabi Ismail pun menceraikan isterinya yang suka mengeluh, tak bertimbang rasa serta tidak bersyukur kepada takdir Allah SWT. Malah dia menceritakan rahasia rumah tangga kepada orang luar.

Kemudian Nabi Ismail AS menikah lagi.

Pada suatu ketika, Nabi Ibrahim AS datang lagi ke Makkah dengan tujuan kembali mengunjungi anak dan menantunya. Dan bias ditebak, terjadilah pertemuan antara mertua dan menantu ‘barunya’ itu.

Nabi Ibrahim : Dimana suamimu ?
Menantu : Dia tidak ada dirumah. Dia sedang memburu.
Nabi Ibrahim : Bagaimana keadaan hidupmu sekeluarga ? Mudah-mudahan dalam kesenangan ?
Menantu : Alhamdulillah, kami semua dalam keadaan sehat sejahtera,
tidak kurang suatu apa.
Nabi Ibrahim : Baguslah kalau begitu.
Menantu : Silakan duduk sebentar. Bolehkah saya hidangkan sedikit makanan.
Nabi Ibrahim : Apa pula yang ingin kamu hidangkan?
Menantu : Ada
sedikit daging, tunggulah saya sediakan minuman dahulu.
Nabi Ibrahim : (Berdoa) Ya Allah! Ya Tuhanku! Berkatilah mereka dalam makan minum mereka. (Berdasarkan peristiwa ini, Rasulullah beranggapan keadaan mewah negeri Makkah adalah berkat doa Nabi Ibrahim).
Nabi Ibrahim : Baiklah, nanti apabila suamimu pulang, sampai kan salamku kepadanya agar suruhlah dia mengkokohkan tiang pintu rumahnya (sebagai kiasan untuk meng-kekal-kan isteri Nabi Ismail).
Ketika Nabi Ismail pulang dari berburu, seperti biasa dia bertanya siapa datang yang datang mencarinya.

Nabi Ismail : Adakah yang datang ketika aku tiada di rumah?
Isteri : Ya, ada. Seorang tua yang baik rupanya dan perwatakannya sepertimu.
Nabi Ismail : Apa katanya?
Isteri : Dia bertanya tentang keadaan hidup kita.
Nabi Ismail : Apa jawabanmu?
Isteri : Aku bilang padanya bahwa hidup kita dalam keadaan baik, tidak kurang suatu apa pun & aku beri juga dia makan dan minum.
Nabi Ismail : Apa dia ada pesan ?
Isteri : Ada
Dia berkirim salam buatmu dan berkata bahwa tiang pintu rumahmu telah kokoh dan menyuruh kamu menjaga dan merawat tiang pintu rumahmu.
Nabi Ismail : Oh, begitu. Sebenarnya dialah ayahku.
Tiang pintu yang dimaksudkannya itu ialah dirimu yang dimintanya untuk aku mempertahankanmu & menjagamu karena kamu adalah istri sholeha
Isteri : Alhamdulillah, syukron.

***
Rasulullah bersabda :
“Sampaikanlah kepada siapapun yang engkau temui dari kaum wanita, bahwa ketaatan kepada suami serta mengakui haknya adalah menyamai pahala orang yang berjihad pada jalan Allah, tetapi sangat sedikit sekali golongan kamu yang dapat melakukan demikian.” (HR. Al-Bazzar dan Ath-Thabrani)

Semoga menjadi teladan & bermanfaat.

Sumber :
- Terjemahan Kitab Qashashil Anbiya’ Karya Imam Ibnu Katsir
- Kisah-Kisah Pilihan untuk Anak Muslim Seri-4, karya Ummu Usamah ‘Aliyyah, Ummu Mu’adz Rofi’ah, dkk. Mei 2007. Penerbit Darul Ilmi, Yogyakarta.
- Dlln

Sabtu, Maret 18, 2017

a panacea to overcome Gegana

Ketika hati ingin segera namun Sang Penguasa Jagad Raya memberi petunjuk untuk tunggu dulu; sabar dan syukur harus kian rutin dikonsumsi sbg obat dari aneka gegana.

#Latepost
😐😐😐

Parameter menikmati tawa bukan sekedar terlihat berdua

Mereka tertawa
Melihatku tersungkur dalam lara
Mereka saling bercerita
Tentangku yang tak kunjung berpindah
Mereka terus berkata
Betapa menyedihkan memeluk luka

Tapi mereka lupa
Tak semua mata mampu membaca
Aku lebih dari sekedar baik saja
Tak kunjung berdua bukan parameter tak menikmati tawa
Bukankah banyak fakta yang bicara berpura bahagia berdua sungguh luka diatas luka?
Dan aku pernah sedemikian rupa,
Sekarang aku tak ingin mengulang cerita yang sama.

Jumat, Maret 17, 2017

Soal ulangan bahase melayu pontianak

Saya repost dari grup KB PII kalbar,,,

Ayoooo

BELAJAR LOK

SOAL.ULANGAN BAHASE MELAYU PONTIANAK.

Waktu : 18 Menet 2017
Jumlah soal: 10 butik.
KKM:75

Jawablah pertanyaan dibawah neh dengan benar dan tepat...!
1. Wak Epong lok bejalan lambat benar..maklom dah tue...70 taon dah umor..ee..kate lambat same dengan...
a. Lemet
b. Tehegol hegol
c. Gopoh
d.cam nak nyarek dukon beranak.

2. Wak.epong suke makan sireh...lalu.die suke gosok2kan gigi e pake tembakok....apekeh sebotan tembakok tuh...
a. Tembakok timbang
b. Sugik
c. Merokok
d. Beleter

3. Wak epong kalok bagon tidok suke mendadak tibe2...sampai nak tumbang....apekeh kate laen dari suke bangon tibe2 tuh....
a. Berenek
b. Meleret
c. Merogas
d. Besugik

4. Wak epong suke ngomelkan cucuk ee...karena nakal. Suke ngomel disebot ugak.dengan istilah:
a. Merapek
b. Tengkaran
c. Tambang
d. Beleter

5. Wak epong kalok nak tidok suke pakek kelambu supaye tadak digiget nyamok. Kelambu disebot ugak...
a. Bocok
b. Katel
c. Setagen
d. Guritak

6. Suami wak epong, name e Wak Meng. Wak meng nih suke makan kue blodar. kue disebot ugak...
a. Tambol
b. Seprahan
c. Ngagap
d.ngangak

7.Wak epong pandai masak nenas kasik santan....apekeh name masakan nye...
a. Pajeri
b. Asam pedas
c. Tempoyak
d. Oseng2

8. Wak epong suke pakek bajuk kebayak...ade kaen panjang yg dililetkan kepinggang. Kaen itu disebot:
a.gebar
b.bocok
c.Seluwar
d. Setagen

9.wak epong bejalan tibe2 melanggar kayuk dijalan...wak epong jatok tedudok. Istilah laen disebot...
a. Tepangkak
b. Telepok
c. Tejengap
d. Tekapar

10. Wak epong punye cucuk.bername Sadran, nakal mintak ampon. Susah dibilang. Istilah susah dibilang disebot...
a. Hapret
b.tambang
c. Bingal
d. Tecakar Ganyah.

Selamat menjawab..!!

Kamis, Maret 16, 2017

Habis betukuk jangan betekak, mari kita ketawak

abis betukuk manas ndak belawan ngadepin spesies endemik ,,, buka IG nemu beginian,, seketika enyah amarah dan segala lara, berganti dg sumringah tak terkira,,, kadang2 emang hidup jgn terlalu serius ya,,, berteman bersama orang2 gokil lucu absurd tapi ttp teguh memegang nilai nilai itu better than ngadepin spesies endemik penuh drama tak bermakna. Eaaa.

*bdw ini eka, sohib saya yg udah lama bgt sie kenal nya, tp belakangan baru akrab mengisi hari hari saya menanti mamas babang tampan mempesona sang arjuna idaman titisan Hamish Daud KW seribu yg kharisma nya ngalahin babang Ariel Noah yg masih disembunyikan sm Penguasa Jagad Raya agar kami tak henti berdoa, berusaha dan percaya bahwa yang trus memperbaiki jg akan diberi terbaik 

Amin

Bdw, sohib saya satu ini lucuuuu,,, baik hati,,, dan kabar baiknya single (jangan nanya taken apa available, hak bicara ad pd dia sendiri)

wkkwkwkkw


Act like humans,please

"Pura-pura bahagia gapapa, ianya menjadi doa agar bahagia itu nyata bertandang. Jangan pura-pura teraniaya padahal sumber segala marabahaya terhadap sesama.
Berhenti bermain drama, malu sama usia."
wait a minute and let's see who hysterically asking for sympathy,,,
Oh, act like humans, please...

Selasa, Maret 14, 2017

Menerima = Bahagia ??????????

Bahwa jarak bahagia itu adalah menerima,
Menerima kenyataan bahwa dia yang sekian masa bertahta dikepala hanya sebatas imajinasi dan ambisi di usia remaja belia,
Dan menerima ia sebagai penyempurna di usia dewasa adalah sebaik baik yang dipilihkan Sang Maha Penulis Skenario Terbaik.
Karena sejatinya dia atau ia sama sama milikNya,hanya saja berada pada raga berbeda.
Jika kamu bisa mencintai dia sedemikian rupa, bukan mustahil kamu juga bisa mencintai ia sebagaimana mestinya.
Kata mereka sih begitu.
Lalu aku harus bagaimana?
Begini fa, (bisik seorang sohib kenamaan yg setia menemani perjalanan panjang nan liku)

هُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Bisa jadi dia yang kamu cintai tak baik bagimu,
Bisa jadi ia yang kamu tak suka yang teramat baik bagimu.
😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌

*dia dan ia bisa di substitusi ke banyak hal yaaa pemirsaaaa,,,,,
Memilih pasangan,pekerjaan, dll.
Jgn terkotak pada pasangan trus, wlw emang iya itu sih ya 😒😒😒😒

Senin, Maret 13, 2017

Bahaya over dosis karena Jodoh


Buat yang masih skolah:
Lebih baik kalian galau mengingat daur litik daur lisogenik daripada waktu muda kalian di galau kan oleh cinta cinta yang entah cinta entah nafsu belaka,,,,
Meminjam tulisan om Tere Liye yg kurang lbh begini bunyinya
"Kalau kalian jatuh cinta, tinggalkan, lalu sibuk lah belajar,berkarya dll, biar nanti keajaiban waktu yang mempertemukan, apakah rasa cinta itu makin besar atau makin memudar; jika memang itu cinta, jika memang kalian berjodoh, maka dr belahan bumi manapun kalian akan menyatu. Simple sekali, jangan habiskan waktumu utk seseorang yg bahkan ga tau kamu memikirkannya"

Aaaa gituk laaa die kurang lbh ny,, cek jak tulisan Om Tere di fanspage fb nya,

Dan sebagai penutup;
Mengutip mutiara hikmah Ibn Athaillah yang kurang lbh begini bunyinya; "Istirahatkan dirimu dari terlalu banyak memikirkan hal-hal yang telah Allah jamin untukmu"

See,,, jodoh itu udh dijamin loh sm Allah,
Jangan habiskan usia memikirkan yg udh di jamin,
Seolah ndak percaya ndak yakin aja,,,
Dan ingat juga,
Selain jodoh, kepastian lain adalah jemputan Izrail.

Ingatlah sebuah hadist (mohon dikoreksi xlo keliru, lupa2 krn faktor usia saya) "Perbanyaklah mengingat pemutus segala nikmat: yaitu mati) *mohon maaf saya xlo ngutip emang kurang pas; maaf jika redaksi saya agak njelimet,
*pantas laaa kan saya slesai kuliah nya lamak,
*bahasa tulisan masih absurd kuadrat *catatan pagi *hubungan picture dg caption apa fa?
Wkkwkkkwkwkkwkwk
Pikir laa sorang,,,
Tak kan nak disuap teros kan,,,

Selasa, Februari 28, 2017

Reparasi jilid satu

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hai hai blogger kesayangan dimanapun beradaaa,
Nyaris sepuluh tahun sudah blog ini berada,
Tapi niat awal membuat blog ini agar dapat mengasah kemampuan menulis rasanya tak kunjung terwujud,
Faktor utama penyebab tentu dari diri sendiri, yg sulit lepas dari penyakit akut yang menyerang jutaan ummat manusia; maghlas

Rabu, Oktober 26, 2016

Siap :)

Ingatlah,
Cinta bukan hanya tentang keinginan
Ataupun hasrat untuk menjaring kebersamaan

Cintaku ada untuk menyempurnakan kehidupan,
Karena sungguh,
Apalah aku tanpa cinta yang utuh?

"Maka,
Izinkanlah aku untuk mencintaimu saat aku siap,
Bukan saat aku bersikeras ingin menghapus masa lalu yang gelap."

(Penggalan puisi Tia Setiawati dalam KPII Jilid Dua)

😌😌😌😌😌😌😌😌😌


Maka,
Ketika jiwa raga belum siap,
Yang perlu dipersiapkan ya kesiapan jiwa raga itu sendiri,
Bukan malah "ngoyo" dapetin sesuatu yang ketika sudah di dapatkan kemudian ingin di hempas lagi dan lagi,
Dear, ketika nyakitin anak orang: kamu ga sekedar menyakiti orang tua dan keluarganya, tapi jg melukai pemilik Jiwa Raganya: hati-hati loh sama murka Penguasa Jagad Raya yang sering kamu sandingkan aneka dusta dengan namaNya yang agung.
Berdusta itu dosa, berdusta membawa nama Tuhan itu bisa jadi dosa di dalam dosa.

Minggu, Juli 17, 2016

Anngukan Semesta

Biar tawa kita,
saling tersimpul dalam diam.
Biar bahagia kita,
saling terpendam tak terbaca.
Biar biar saja tak perlu dulu kita bicara,
biar doa yang mengangkasa yang menggerakkan anggukan semesta.



sebentar

Ada kaki yang mencoba tegak berdiri,
meski langkah tak berganti,
Ada lari yang trus menghantui,
walau raga tak lagi disini



Enyah,
entah mengapa tak mau pindah.
Pergi,
entah mengapa tak kujung diganti.


Tunggulah sebentar saja,
kataku
lalu berlalu
berbilang ratusan


Minggu, Desember 27, 2015

15.35wib. 27-12-15

Kurasa sehasta
Asal kumau, kugapai sekejab sampai
kurasa sedepa
Pasti bisa,sekali jentik tiba

Aku dibawa berputar
Jangankan melingkar
Beranjak pun tidak

Terkesima di satu titik
Kaku membeku terpaku
Mempesona aliran hingga denyut nadi

Jemari menggelepar
Melambai tak jua tergapai
Mengapa jauh
Adanya kita sepelemparan saja

21.30wib. 26-12-2015

Kelu tak mampu berucap
Kaku tak lagi berpindah
Beranjak tak lagi ada

Mengurai kekacauan di kepala
Mengurut linu pada aliran darah tersesat

16.05 wib. 26 des'15

Temaram mempesona
Debar membahana
Debur meniadakan
Renyah menepuk menggilas

Senja mulai bertandang
Remang perlahan menyelimuti
Gelap bersiap mencekam

Sabtu, Desember 26, 2015

10.27 wib

Belum jua satu putaran bumi
Terpecik rasa mengedepankan lara
Rindu menyayat ingin meski sekelabat
Belum genap bumi berotasi
Tapi jeritan sekali lagi
Tampakkanlah
Biar kilaunya menyejukkan
Seperti hari yang lalu
Bahkan tatapan sayu itu pemercik
Memantik bara membumkam duka
Hilang sekejab kemudian sirna
Semestaku
Sekali lagi munculkanlah sosoknya
Meski tanpa lengkungan
Bahkan raut ratanya saja
Gemuruh di dada membuncah
Mengumandangkan doa tak henti
Padamu Ya Rabbi

03.22 wib

Bahwa aku pernah tak henti bercerita
Dan dikau tak henti membisu
Dalam hening,entah simak atau angin
Ku yakin kita bertolak

Lalu waktu menawarkan tatapan sekian kali
Diri bisu dan kau pun batu
Kita dua insan yang jauh berbeda
Ibarat dua galaksi tak terjangkau
Seolah matahari bulan yang tak kan bersama
Garismu masih satu
Lurus tanpa lengkungan
Tapi kilaumu masih padu
Satu menyerupa putra dewa tanah bidadara

Sebentar aku kan kesana
Kembali mempertanyakan yang utama
Berhenti tepat jangan melesat
Beda kita, tak mengapa ada
Jarak tak hingga mari lambaikan
Semesta ku mohon kali ini
Biar terakhir imajinasi menari
Mari pelangi di lukis nyata
Esok hari

Fa.26 Desember 2016.

Pontianak,26 Desember 2015. 03.14 wib

Malam memeluk erat kilauan bintang
Gelap samarkan sinar sang arjuna
Diseberang sana terpisah sekat tak berwarna
Sebalik tirai yang sekejab tak mampu

Lirih untaian harap kutiup membumbung
Mengangkasa membumbung Sang Maha Tinggi
Kebeningan menyapa kembali
Dari tanah yang memanggil kembali

Tunggulah sebentar ujar pijar temaram
Kuda ini tak lama lagi berhenti
Dalam kerlingan detik datang lagi
Pada sebuah keajaiban negeri
Yang tak kan terganti
Hari ini
Kisah terisi lagi

Gemuruh syukur menggelegar
Matahariku terbit lagi

Minggu, Desember 20, 2015

~

Drama tak bernama
Yang menghunjam jantung dan tak kunjung tercabut
Bagaimana kan dicabut,
Kelak jika dicabut berhenti lah detaknya,
Lalu mati terkapar bersimbah

Lalu bagaimana dibiarkan tanpa dicabut,
Jika tetes luka nya turun satu satu
Tak pernah berhenti
Trus menyanyikan perih yang tak kunjung terobati

Bicaralah duhai semesta
Takdir apalagi yang harus ku angguk
Betapa rupa tak lagi bisa sedia

Jingga di bawah bayang merah

Jingga menyapa
Dengan sungguh lagi terarah
Jingga melangkah
Kian laju namun tercekat tanya
Mengapa jiwa melambaikan tidak
Kenapa hati tak kunjung membuka

Jika kelak pilu kian bisu
Andai nanti pecah membuncah sejuta lirih
Tetap bukan jingga yang aku bisa
Masih merah yang merajai segenap hati dan jiwa
Merah yang membakarku hingga tiada
Merah yang melukai namun kunikmati
Merah yang tak berhati,namun ku berikan seluruh hati
Merah yang pergi tak kan pernah diterima kembali

Selasa, Desember 15, 2015

Seribu hari

Tersebutlah sebuah kisah
Disebuah negeri yang kala matahari bersinar,panas bukan kepalang,
Yang apabila malam datang,dingin menusuk tulang.

Tersebutlah sepasang anak manusia,
Mengucap sumpah tuk wujudkan mimpi suci,
Namun tertangguh seribu hari,

Dan berkatalah semesta seketika,
kala seribu hari berlalu,
Mimpi suci tak lagi berarti,
Seribu hari seolah belati,
Menyayat hingga mati.

Minggu, Desember 13, 2015

Nisan insan

Pagi pergi,siang menjelang,langkah kaki tak beranjak,
Tersudut di nisan bertuliskan paduan nama dua insan,

Rabu, November 25, 2015

.

sekian hari berganti,
jatuh bangun mencoba tetap menarik bibir ini agar melengkungkan senyum selebar yg ia mampu,
bisa,
bisa untuk sekian masa,
lalu ada sekian masa kemudian ia mengerucut lagi,
magatup menahan suara agar tak terdengar,

betapa perih lebih dari sekedar lirih,
betapa seberapa mampu ia sembunyi,
ia tergugu juga,


di suatu masa yang entah kapan,
di suatu hari yang entah kan datang entah tidak,
semoga Yang Maha berkenan membuatku membuktikan sebuah kalimat bijak
"Apa-apa yang membuatmu menangis hari ini, ketika mengingatnya lagi, engkau kan berkerut tak mengerti mengapa engkau menangis HANYA karena ini"
dan sebuah kalimat lain
"kelak engkau akan sampai pada satu titik, jangankan kembali, menoleh pun tak kan sudi"

sungguh raga dan rasa sepenuh jiwa setia menanti masa kan membawa kalimat tersebut menjadi nyata.
masa dimana aku baik-baik saja tak sekedar kata
namun sebuah realita mengalir nan harmoni dalam jiwa raga seorang fa

Amin


Senin, Desember 15, 2014

Tanpa Judul 5

Mimpi semalam,
menggoreskan ketakutan yang kian mencekam,

menyelimuti langit kelabu kian tak menentu
bagai berdiri namun tak menjejak

mimpi semalam
membuat mata tak lagi menatap,
merunduk dan berpayah kemudian tak lagi menyapa

Tanpa Judul 4

Dimensi waktu berpindah
segala berubah
yang kulihat di pantulan cermin itu siapa,
serupa tapi tak sama,




perjalanan langkah tak jua berpindah,
kutatap aspal yang membentang,
lagi-lagi serupa namun berbeda,
ke arah mana kan dibawa berlari,


Tanpa Judul 3

aku begitu percaya dengan kata
susunan hurup yang kemudian seolah bermakna
aku begitu yakin pada kalimat
jejeran kata yang kurasa lahir dari hati


hingga terbanting terguling dengan pukulan kata
terluka berdarah oleh kalimat yang tak kupercaya


betapa hilang
menggilas apa yang kusebut dengan begitu sumringah

terduduk
merangkak
berharap ini tak nyata

Tanpa Judul 2

segurat kerut di kening kala serius begitu terpatri di wajahku masih serupa,
tak berbeda dengan beberapa tahun silam,
saat kita dengan tangan menggenggam duduk di bangku ini,
menatap birunya langit khatulistiwa yang melukiskan hari esok benderang kita kala itu,
berbincang membara berkilatan keyakinan pasti pada apa yang kita sebut hari esok,

dan kuasa langit membawa jejak langkahmu pergi menjelajah tanah yang tak kunjung kutapaki,
tanah impian kita melebihi mimpi mustahil sastrawan melayu ngetop kala itu, om hirata  :D


kita tlah memilih jalan kita masing-masing
terpaut usia,
terpaut juga langkah besar kita,
jalanku terhalang,
peluh tak terbayang,
menerjang,
membatasi jarak kita,

kutahu sebentar lagi pelangi ku kan pulang,
entah serupa entah tergerus langit tanah impian,
satu yang terjadi,
mungil tlah berganti,
tlah banyak mengerti api menyakitkan kehidupan,
:)
dengan berdarah yang tak jua mengering,
dengan tersayat yang tak jua mau pulih,


pelangiku kan datang,
dengan sejuta tawa yang aku lupa bagaimana cara,




#Pontianak, 15 Desember 2014

Jumat, Desember 12, 2014

TANPA JUDUL 1

di balik putihnya meja
termangu menatap penghujung
menanti datangnya sebuah derap langkah
sekian waktu berpindah
sekian raut berubah
dan sekian saja


derap itu mengaduh
bukan dalam gaduh
tapi satu dalam sebuah kerlingan
beranjak
dan tak lagi disana

Senin, Desember 08, 2014

Casing tak ber nurani



Bukankah kita telah melewati dimensi waktu berbeda sepanjang perjalanan langkah ketika hati kita saling menggenggam?

Bukankah kita telah menyadari goda sesat yang sempat menyapa dan menggores luka itu hanya setan-setan berwujud manusia yang memaksa anggun padahal busuk?

Bukankah kita telah berhasil lepas dari jaring-jaring pengkhianat yang menyusup dalam ikatan kisah kita?

Lantas buat apa lagi hati menyesak kala mengingat godam yang meleburkan segala kesetiaan kisah pertama dan utama kita, kesetiaan yang terenggut karena tergelincirnya kesetiaan sesaat , untuk sedikit melirik pada casing tak bernurani.

Tak perlulah ragu berkabung takut menyelimuti perasaan yang sudah sedemikian rupa kita tata.

Karena entah itu benar manusia atau hanya berwujud manusia, yang sedemikian tak ber nurani menyusup, menggorogoti , menusuk, merusak, dan lupa darimana bisa bersama  dalam satu wadah.

Maafkanlah si  casing tak bernurani, agar kita tak terjangkiti virus tak bernurani.